Warga Karimun Temukan Satu dari Dua Korban SB Tiga Saudara yang Hilang

  • Whatsapp

Karimun, JurnalTerkini.id – Keberadaan dua orang di KKM speedboat (SB) Tiga Saudara yang dikabarkan hilang di perairan Pulau Kundur, Kabupaten Karimun sejak Senin 21 Desember 2020 mulai diketahui.

Hal itu setelah satu dari dua orang di SB tersebut bernama Ali sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh warga sekiar perairan Pantai Lubuk, Kecamatan Kundur, Rabu (23/12/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.

Bacaan Lainnya

Sontak hal tersebut membuat warga sekitar heboh dan berbondong-bondong melihat proses evakuasi jenazah.

“Jenazah ditemukan dari jam 8 pagi dalam keadaan telungkup. Namun, untuk evakuasinya baru sekitar jam 9.30 pagi karena menunggu dari pihak kepolisian, TNI dan rumah sakit,” ujar Samsul salah seorang warga yang berada di lokasi penemuan jenazah.

Dengan sudah ditemukannya jenazah tersebut. Kini, tim pencarian yang terdiri dari TNI-Polri dan warga sekitar masih menelusuri keberadaan sang nahkoda kapal bernama Taufik.

Diberitakan sebelumnya, speedboat yang membawa muatan berupa sayur-sayuran dan ikan itu diketahui berangkat dari Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Provinsi Riau pada Minggu 20 Desember 2020 kemarin sekira pukul 09.30 WIB.

Speedboat tersebut dinahkodai oleh Taufik dan KKM bernama Ali. Keduanya merupakan warga Tanjung Batu, Kecamatan Kundur, Karimun.

Informasi yang dihimpun, SB Tiga Saudara dikabarkan hilang kontak pada Senin sore sekira pukul 15.30 WIB ketika pemilik SB tersebut bernama Sukur tidak dapat menghubungi telepon seluler milik KKM yaitu Taufik.

“Pemilik speedboat lalu ke rumah anak KKM (Ali) untuk meminta nomor HP bapaknya,” ujar seorang sumber jurnalterkini.id, Senin (21/12/202).

Upaya Taufik akhirnya berhasil, ketika terhubung Ali menyampaikan saat ini sedang terapung di perairan Kundur karena mengalami kerusakan di salah satu mesin di sekitar perairan Kundur.

Mencegah kejadian yang tidak diinginkan, Ali menyebutkan juga membuang muatan di SB Tiga Saudara.

Namun, komunikasi keduanya kemudian langsung terputus. Sejak saat itu SB Tiga Saudara tidak diketahui kondisi dan keberadaannya.

“Informasi terakhir itu dari KKM kondisi SB Tiga Saudara sedang terapung dengan mesin rusak. KKM juga melakukan aktifitas membuang muatan, tidak menyebutkan adanya kebocoran, selanjutnya hilang kontak,” terang sumber.

Sementara itu, Kepala Satuan Polairud Polres Karimun, Iptu Binsar Samosir mengatakan pihaknya masih melakukan pencarian bersama warga.

Pos terkait