Antisipasi Bencana Alam, Seluruh Elemen di Inhil Bersatu


Inhil, Jurnalterkini.id – Untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana di Kabupaten Inhil Provinsi Riau, Pemerintah Daerah (Pemda) bersama isntansi vertikal lanksanakan kesiapan penanggulangan bencana alam di Inhil.

Kesiapan ditandai dengan pelaksanaan apel yang dilaksanakan lapangan Apel Kantor Bupati Inhil, Senin (9/11).

Turut hadir dalam apel kesiapan penanggulangan bencana tersebut, OPD Pemkab Karimun, Kapolres Karimun,
Kodim 0314/Inhil, BPBD, Kejari Inhil, Pengadilan Negeri Tembilahan, Pengadilan Agama, Basarnas Inhil, Dinas Sosial dan pemangku kepentingan lainnya.

Kapolres Inhil Polda Riau, AKBP Dian Setyawan mengatakan, kesiapsiagaan ini bertujuan untuk mengecek kesiapan personil dan perlengkapan serta menghimpun kekuatan TNI, Polri, BPBD, dan instansi lainnya untuk turut serta berpartisipasi dalam upaya penanggulangan bencana bila sewaktu-waktu terjadi.

Ada strategi khusus untuk menghadapi jika suatu saat terjadi bencana alam di Kabupaten Inhil.

“Kita lakukan pemetaan lokasi rawan bencana, sehigga akan memudahkan penempatan personil satgas mengantisipasi bencana. Latih kemampuan personil tim bencana untuk siaga pertolongan terhadap korban bencana dan latih kemampuan dalam penggunaan peralatan bencana,” kata Dian, Senin (9/11/)

Dian menyebutkan, persiapan posko bencana di daerah yang menjadi potensi bencana sehingga memudahkan untuk mobilisasi, pihaknya juga akan melakukan patroli gabungan di wilayah rawan bencana secara sinergis dan memantau situasi, serta menjalin sinergritas dengan instansi terkait.

“Jalin sinegritas dan kebersamaan laksanakan tugas ini dengan penuh ikhlas, jaga kesehatan dan selalu berdo’a agar tidak terjadi bencana di wilayah kita,” ujar Kapolres.

Selain itu lanjut Kapolres kesadaran masyarakat juga selalu ditingkatkan, bahwa bencana dapat terjadi kapan saja dan dimana saja tidak ada tawar-menawar bila bencana datang.

Sementara itu, Bupati Inhil HM Wardan pada kesempatannya bertindak sebagai pembina apel, ia menyampaikan arahan bahwa apel tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan dari pemerintah bersama-sama dengan TNI-Polri serta seluruh pemangku kepentingan dan elemen masyarakat.

“Ini bentuk kesiapsiagaan dari semua elemen dalam menanggulangi dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana beserta akibat yang mungkin bisa ditimbulkannya,” ujarnya.

Selama beberapa tahun terakhir di Inhil telah terjadi sejumlah bencana, diantaranya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tanah longsor, puting beliung dan banjir serta bencana non alam Covid-19.

“Apel pada hari ini bertujuan untuk menyamakan langkah serta menyatukan tekad semua untuk saling bahu-membahu dalam mencegah dan menanggulangi bencana. Khusus karhutla penanggulangannya tidak dilakukan sendiri-sendiri akan tetapi harus dilakukan secara sinergis oleh semua pihak,” kata Bupati HM Wardan.

Lanjut Bupati, meskipun bencana tersebut tidak diharapkan namun perlu untuk tetap siap siaga dan selalu waspada apabila sewaktu-waktu hal itu terjadi.

“Penanggulangan bencana tidak hanya tugas pemerintah melalui instansi terkait, TNI-Polri, dunia usaha dan ormas semata akan tetapi tanggap bencana merupakan panggilan kemanusiaan yang menjadi tanggung jawab bersama selaku masyarakat,” terangnya. (AH)

Total Views: 218

Pos terkait