Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun Nurdin Basirun menyerahkan bantuan sebanyak 11 sampan mesin ketinting kepada nelayan tradisional Kelurahan Lubuk Semut, Kecamatan Karimun, Selasa (9/6).
Bantuan diserahkan di pinggir laut Coastal Area Tanjung Balai Karimun, didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Hazmi Yuliansyah. Selain bantuan sampan, para nelayan juga mendapat bantuan berupa jaket untuk keselamatan (life jacket), Selasa (9/6/2015).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Hazmi Yuliansyah menyampaikan, jumlah total yang diserahkan ada 36 unit sampan ketinting dan life jacket untuk nelayan tradisional yang ada di Kecamatan Karimun, untuk Kelurahan Lubuk Semut tahun ini, menerima 11 unit sampan ketinting dan sebelumnya di Kelurahan Teluk Air diserahkan sebanyak 25 unit pada akhir Desember 2014,
Hazmi mengatakan, terkait kompensasi atas penertiban pelantar nelayan yang dilakukan pemda beberapa bulan yang lalu dan banyaknya ditemukan pelantar nelayan di pinggir pantai sepanjang jalan coastal area, akhirnya Pemkab karimun melalui DKP memberikan bantuan sampan bermesin ketinting dan life jacket lagi kepada 11 orang nelayan tradisional, agar ekonomi masyarakat bertambah baik kedepannya.
Bupati Karimun Nurdin Basirun menyampaikan bantuan sampan yang telah diterima beserta perlengkapan untuk pergi kelaut dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya dan manfaatkan bantuan tersebut untuk meningkatkan pendapatan ekonomi bagi keluarga.
“Karena bantuan yang diberikan ini hanya untuk mensejahterakan masyarakat nelayan, dan yang lebih penting para penerima bantuan sampan ketinting menjaganya dengan baik agar menghasilkan pendapatan yang baik pula,” ungkap Nurdin.
Nurdin sampaikan lagi, agar para nelayan yang menerima bantuan, maupun nelayan tradisional yang ada di Karimun untuk selalu menggunakan pelampung saat pergi melaut, karena sudah banyak kasus yang terjadi kepada nelayan yang tidak menggunakan pelampung, akhirnya mengalami musibah.
“Jadi, ibarat kata pepatah mengatakan sediakan payung sebelum hujan. Apa lagi kita mencari nafkah untuk keluarga (anak dan istri) yang selalu menunggu kepulangan kita di rumah, jadi keselamatan itu sangat penting sekali,” ujar Nurdin mengakhiri. (edy)





