Kades Toisah Turun ke Jalan, Sapa dan Selfi Bareng Warga di Karnaval Kemerdekaan HUT RI Desa Dukuhtengah

Kades Dukuhtengah, Margasari, membaur bersama warga, Sabtu (22/08). (Foto: Jurnalterkini.id/Yadi)

TEGAL, Jurnalterkini.id – Suasana semarak penuh warna mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Dukuhtengah, Kecamatan Margasari. Puncak kemeriahan tersebut terlihat jelas saat Kepala Desa Dukuhtengah, Toisah, turun langsung membaur bersama ribuan warganya dalam parade karnaval kemerdekaan yang berlangsung sangat meriah di tingkat desa.

Sejak pagi hari, antusiasme masyarakat sudah meluap di area sekitar titik start, tepatnya di depan SDN Dukuhtengah 2. Ratusan peserta dari berbagai lapisan masyarakat mulai dari pelajar, pemuda karang taruna, hingga kelompok ibu-ibu PKK—tampak antusias dengan beragam kostum kreasi, pakaian adat Nusantara, hingga pertunjukan seni lokal.

Di tengah keriuhan tersebut, sosok Kades Toisah mencuri perhatian warga. Alih-alih sekadar membuka acara secara formal atau duduk menyaksikan dari panggung kehormatan, ia memilih untuk ikut berpartisipasi penuh. Dengan penuh semangat, Toisah melangkah bersama para peserta menyusuri rute karnaval yang menempuh jarak cukup jauh, mulai dari depan SDN Dukuhtengah 2 hingga berujung di garis finish di Lapangan Gotong Royong, kawasan Dukuhtengah Timur.

Sepanjang perjalanan, Kades Toisah tak henti-hentinya menyapa warga yang berjejer riuh di pinggir jalan. Senyum ramah, lambaian tangan, hingga sapaan hangat terus terlempar dari sosok pemimpin desa tersebut. Bahkan, beberapa kali ia tampak berhenti sejenak untuk melayani permintaan swafoto (selfie) dan bersalaman langsung dengan warga lansia maupun anak-anak yang menyambut rombongan dengan gembira. Aksi hangat ini menciptakan suasana yang inklusif dan memangkas sekat antara pejabat desa dan masyarakatnya.

Kehadiran sosok kepala desa di barisan peserta jalan kaki memberikan suntikan energi tersendiri bagi warga yang berparade di bawah terik matahari. Riak tawa dan sorak-sorai mengiringi langkah kaki rombongan sepanjang rute Dukuhtengah Timur hingga akhirnya seluruh peserta menginjakan kaki di garis finish.

Ditemui di Lapangan Gotong Royong usai menyelesaikan seluruh rute parade, Kades Toisah menyampaikan pernyataan resminya terkait pelaksanaan acara ini.

“Kemerdekaan ini adalah anugerah milik kita bersama, dan cara terbaik merayakannya adalah dengan bergotong royong serta merawat kerukunan. Saya sangat bangga sekaligus terharu melihat semangat yang begitu luar biasa dari seluruh warga Dukuhtengah pada hari ini,” ungkap Toisah dengan wajah penuh haru dan senyum lebar.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa aksi jalan kaki bersama warga ini memiliki makna simbolis yang mendalam bagi kepemimpinannya.

“Karnaval ini bukan sekadar ajang pesta rakyat atau unjuk kreativitas tahunan, melainkan bukti nyata betapa kuatnya ikatan persaudaraan dan rasa memiliki di desa kita. Dengan ikut berjalan kaki menyusuri desa bersama-sama dari start hingga finish, saya ingin merasakan langsung denyut kebahagiaan, perjuangan, dan kebersamaan warga. Mari kita jadikan momentum peringatan HUT ke-81 RI ini sebagai pengingat untuk terus meneruskan api perjuangan para pahlawan, dengan cara bersatu padu dan bekerja sama memajukan Desa Dukuhtengah yang kita cintai ini,” tegasnya dalam pemaparan stetmennya.

Acara peringatan kemerdekaan ini kemudian dilanjutkan dengan pesta rakyat di area Lapangan Gotong Royong, yang diisi dengan pertunjukan seni budaya, atraksi peserta, serta santap bersama warga yang menambah kehangatan suasana hingga sore hari. (Yadi)

Pos terkait