Video – Penindakan penyelundupan miras tujuan Tembilahan, pelaku kabur dan tabrak kapal patroli

  • Whatsapp
space iklan arah
Video: Dok. Kanwil DJBC Khusus Kepri

Karimun, JurnalTerkini.id – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Khusus Kepulauan Riau (DJBC Kepri) menangkap sebuah kapal high speed craft (HSC) tanpa nama di perairan Pulau Nyamuk, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Selasa (20/10/2020.

Kapal berkekuatan 6 mesin Suzuki 250 PK itu ditangkap lantaran kedapatan membawa minuman keras impor tanpa dokumen kepabeanan dan memasuki wilayah Indonesia tanpa izin.

Bacaan Lainnya

Penindakan ini dilakukan dengan mengerahkan tim patroli Kanwil Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau (Kepri) dengan menggunakan tiga armada yaitu kapal patroli BC 1288, BC 1403, dan BC 1189.

“Penindakan berawal dari informasi yang diperoleh oleh Bea Cukai pada 20 Oktober 2020 terkait adanya kegiatan speedboat muat dari Tanjung Sengkuang, Batam menuju Tembilahan, Riau,” ujar Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Direktorat Jenderal Bea Cukai, Syarif Hidayat dalam siaran persnya, Kamis (22/10/2020).

Menanggapi informasi itu, kemudian satuan tugas patroli laut Bea Cukai yang menggunakan kapal BC 1288 melakukan ronda laut di sekitar perairan Pulau Nyamuk, Kabupaten Lingga.

Pasalnya, ungkap Syarif, Pulau Nyamuk diperkirakan menjadi jalur yang dilewati kapal yang menjadi target operasi.

Perkiraan petugas Bea dan Cukai itu ternyata benar, hanya berselang satu jam, petugas menemukan tiga buah speedboat tanpa lampu melintasi Pulau Nyamuk menuju arah Pulau Buaya.

Baca juga: Kembali bertambah, pasien meninggal akibat COVID-19 di Karimun

Pos terkait