Kepala Polres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, saat memimpin apel persiapan pengamanan pada Kamis, (2/4/26)./Dok.Foto.Jk_Zed.(jurnalterkini.id/Ponco)
Kabupaten Semarang, jurnalterkini.id — Polres Semarang_Polda Jateng. Sebanyak 377 personel Polres Semarang diterjunkan untuk mengamankan rangkaian perayaan Paskah 2026 di wilayah Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Ratusan aparat tersebut disiagakan guna memastikan ibadah umat Kristiani berlangsung aman, tertib, dan khidmat.
Pengamanan difokuskan di sejumlah gereja yang tersebar di berbagai kecamatan. Aparat menerapkan pola pengamanan terbuka dan tertutup, termasuk penjagaan langsung di lokasi ibadah serta patroli di area sekitar gereja untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kepala Polres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, dalam arahannya saat memimpin apel persiapan pengamanan pada Kamis, 2 April 2026, menegaskan pentingnya pendekatan humanis dalam pelaksanaan tugas. Ia meminta seluruh personel mengedepankan sikap ramah, santun, dan profesional saat berinteraksi dengan masyarakat.
“Berikan pelayanan terbaik kepada saudara-saudara kita yang melaksanakan ibadah. Pahami karakter wilayah masing-masing agar pengamanan berjalan optimal,” ujarnya.
Ratna juga mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada puncak kegiatan ibadah. Ia menekankan agar personel tidak meremehkan situasi sekecil apa pun serta aktif berkoordinasi dengan pengurus gereja dan instansi terkait.
Selain itu, polisi melakukan sterilisasi lokasi sebelum ibadah dimulai guna memastikan area aman dari benda mencurigakan. Pengaturan arus lalu lintas di sekitar gereja juga dioptimalkan untuk mencegah kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi jemaat.
“Jaga sinergi dengan seluruh elemen masyarakat dan manfaatkan pengamanan internal gereja. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta tetap perhatikan kesehatan dan keselamatan selama bertugas,” kata Ratna.
Pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Semarang dalam menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Semarang.(Jk_Zed./PH)






