Polres Tegal Siapkan Strategi Atasi Kemacetan dan Potensi Bencana Jelang Lebaran 2026

Peserta FGD digelar Polres Tegal, Selasa (3/3). (Foto: Supriyadi/Jurnalterkini.id)

TEGAL, Jurnalterkini.id – Jelang arus mudik dan arus balik lebaran 2026, Polres Tegal bersama dinas terkait, menggelar Focus Group Divission (FGD) untuk mengatasi potensi kerawanan keamanan, keselamatan, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar lantas), Selasa (03/03) di ruang Tantya Sudhirajati, Mapolres Tegal.

AKP Bharatungga Dharuning Pawuri, selaku Kasatlantas Polres Tegal menegaskan, pembahasan tidak hanya terfokus pada arus mudik, tetapi juga aktivitas masyarakat lokal yang berpotensi memicu kepadatan lalu lintas.

“Kita tidak hanya membahas arus mudik, tetapi juga tetap mengakomodir kegiatan masyarakat Kabupaten Tegal. Jangan sampai ada yang terabaikan,” ujarnya.

Sejumlah titik rawan kemacetan pun menjadi perhatian, di antaranya kawasan Banjaran Adiwerna dan Klonengan Margasari. Untuk mengurai kepadatan di Banjaran, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pasar guna menertibkan aktivitas Pasar Banjaran dan Pasar Bawang agar tidak menggunakan badan jalan.

“Di Pasar Bawang, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan dengan sistem satu arah ke barat. Pintu pasar hanya difungsikan untuk kendaraan masuk, sedangkan arus keluar dialihkan melalui Simpang Tiga Ujungrusi Yonif 407. Sosialisasi rencananya dimulai H-3 atau H-2 sebelum Operasi Ketupat Candi digelar,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kawasan Klonengan, akan diterapkan skenario aglomerasi dengan koordinasi bersama Satlantas Brebes dan Banyumas guna mengantisipasi kepadatan di jalur selatan. Am

Menindaklanjuti surat edaran Bupati Tegal terkait larangan beraktivitas di area rel kereta api, Polres Tegal telah melakukan sosialisasi intensif kepada pelajar dan warga sekitar.

AKP Wuri menjelaskan, sejumlah titik memiliki risiko blind spot, baik dari sisi masinis maupun masyarakat, yang disebabkan minimnya penerangan atau terhalang ranting dan dahan pohon.

“Kami terus mengingatkan masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar rel demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Polres Tegal juga mengantisipasi potensi bencana banjir di Underpass Prupuk dan jalur Clirit Kalibakung, yang kerap terdampak saat curah hujan tinggi.

“Masyarakat diimbau aktif memantau informasi lalu lintas melalui media sosial maupun platform berita resmi agar dapat memilih jalur alternatif jika terjadi genangan,” imbau Kasatlantas.

Khusus jalur Clirit menuju objek wisata Guci, disarankan hanya dilintasi kendaraan kecil, mengingat masih terdapat pergeseran tanah dan titik jembatan yang perlu diwaspadai.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Tegal Ipda Bares Wiji Wijaya menambahkan, sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Tegal masuk kategori rawan kecelakaan atau black spot, terutama di jalur Pantura akibat faktor kondisi jalan dan penerangan.

Di jalur dua, titik rawan berada di Jalan Selatan 407 hingga Trayeman. Sedangkan di jalur satu meliputi wilayah Adiwerna, Jembayat, Marga Ayu, hingga Margasari. Beberapa lokasi bahkan mencatat angka kecelakaan tinggi hingga menimbulkan korban jiwa.

“Persoalan penerangan jalan umum (PJU) sudah kami bahas bersama instansi terkait dalam FGD hari ini, termasuk dengan PPK 11 dan PPK 14,” ungkap Ipda Bares.

Untuk perbaikan infrastruktur, PPK 11 telah menyelesaikan pemeliharaan jalan Pantura. Sementara pelebaran jalan di jalur satu menuju Margasari hampir rampung. Dinas PUPR Provinsi juga telah melakukan patching di ruas Slawi–Jatibarang, Slawi–Jatinegara, dan Tuwel–Sirampog yang ditargetkan selesai pekan depan.

Mengakhiri keterangannya, Ipda Bares mengimbau masyarakat agar tetap disiplin dan berhati-hati dalam berlalu lintas, terutama di tengah cuaca ekstrem.

“Utamakan keselamatan, patuhi rambu lalu lintas, dan selalu waspada, khususnya bagi pengendara roda dua. Ingat, keluarga di rumah selalu menanti,” Imbuh Bares.

Selain Dinas terkait, diskusi tersebut juga dihadiri, Perwakilan Satpol PP, Bina Marga, Jasa Raharja, serta Direktur PT Pejagan Pemalang Tol Road.

Reporter : Supriyadi

Total Views: 359

Pos terkait