“Jadi ini bagian dari mengoptimalkan upaya pencegahan, sekaligus meningkatkan partisipatif masyarakat dalam berperan serta mengawasi. Seluruh ormas dan OKP kita undang, baik nasional maupun lokal,” ujarnya.
Selain mengawasi setiap tahapan Pilkada, Nurhidayat juga berharap kepada ormas dan OKP agar menjadi inisiator untuk mendorong masyarakat terus ikut bersama Bawaslu menjaga hak pilih dan memberikan pendidikan politik kepada politik masyarakat.
“Menjaga hak pilih masyarakat sehingga benar-benar tersalurkan dengan baik, dan tentunya hak pilih disalurkan secara demokratis dan tidak karena politik uang,” kata dia.
Pilkada serentak 2020, kata dia, memasuki tahapan kampanye pasangan calon. Dan sampai saat ini, belum ada pelanggaran dari setiap pasangan calon sehingga pihaknya harus mengeluarkan rekomendasi kepada KPU Karimun.
Sosialisasi Pilkada kepada ormas dan OKP tersebut menghadirkan narasumber anggota Bawaslu Karimun Tiuridah Silitonga dan Mohammad Fadli serta anggota KPU Karimun Mardanus yang dalam kesempatan itu memaparkan tentang aturan berkampanye. (rdi)
“Belum ada. Dan harapan kita tentu zero dari pelanggaran,” katanya. (rdi)





