Adapun target UCD berpengaruh dengan adanya penandatanganan MOU karena akan mengurangi target berikut.
“Ada target UCD di kami sisanya tapi dengan adanya penandatanganan MOU kedepannya nanti akan mengurangi target ini karena target tahun ini dari bapenas itu Karimun sekitar target 65% dan sebenarnya tinggal 10 persen lagi,” lanjutnya.
Disamping itu, Harry Nurdiansyah kepala BPJS kesehatan kantor cabang Batam menyampaikan adapun penduduk karimun dalam keaktifan BPJS yakni di 80 persen.
“Untuk di Karimun ini BPJS kesehatan itu 270.000 penduduk itu yang sudah terdaftar juga dibiasakan adalah 98 persen untuk cakupannya diangka 98 persen dan untuk keaktifan adalah diangka 80 persen,” sampai Harry.
Kepersertaan BPJS dimulai dari penduduk yang membiayai iuran secara mandiri baik di kelas satu, kelas dua, maupun kelas tiga dengan segmen pekerja sektor swasta maupun ASN.
“Untuk yang masuk kepesertaan BPJS kesehatan ini mulai dari penduduk yang dia membiayai untuk iurannya secara sendiri baik itu yang kelas satu, kelas dua, dan kelas tiga. Ada juga segmen pekerja baik itu yang bekerja di sektor swasta dan juga ASN serta kategori tidak mampu,” ucapnya.(edy)






