Sesi Foto bersama setelah FKUU selesai di pendopo kecamatan mranggen (24/11/25)./Dok.Foto.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id – Forum Komunikasi Ulama Umaro (FKUU) Kecamatan Mranggen menggelar pertemuan untuk memperkuat komitmen bersama mewujudkan Kecamatan Berdaya yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Acara yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Mranggen, Selasa, 25 November 2025, dihadiri Wakil Bupati Demak Mohamad Badruddin yang akrab disapa Gus Bad, bersama jajaran Forkopimcam Mranggen, Plt. Camat Mranggen Ali Mahbub, Kapolsek Mranggen AKP. Kumaidi, Danramil Mranggen Kapten. inf. Tulodo, Kepala KUA Mranggen Nur Ali, tokoh ulama, serta perwakilan organisasi perempuan Fatayat dan Muslimat NU.
Plt. Camat Mranggen, Ali Mahbub, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program Kecamatan Berdaya merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk memperkuat perlindungan dan pemberdayaan perempuan dan anak. Upaya itu diwujudkan antara lain dengan pembentukan Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak (RPPA) di setiap kecamatan.
“Program ini juga menyasar kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas, serta mendorong kreativitas generasi muda melalui pembangunan sarana olahraga atau sport centre,” ujar Ali Mahbub.
Gus Bad, yang memiliki latar belakang sebagai ulama, dalam kesempatan itu mengingatkan kembali jejak sejarah Demak yang dibangun para Wali Songo hingga Sunan Kalijaga. Ia mengajak masyarakat memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, termasuk persoalan sampah yang kini kian mendesak.
“Mari saling introspeksi dalam setiap persoalan sosial. Saya juga memohon doa restu dari para ulama dan masyarakat agar dapat menjalankan amanah pemerintahan dengan sebaik-baiknya,” tutur Gus Bad.
Acara FKUU ditutup dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang berlangsung dalam suasana khidmat.(PH)





