“Sinergi dan kolaborasi adalah suatu keniscayaan dalam pembangunan. Hanya dengan kekompakan dan semangat yang sama-sama kita gerakkan, maka pembangunan dapat berjalan dengan baik,” tegasnya.
Kamaluddin juga menyinggung pentingnya digitalisasi layanan publik (e-governance) di era saat ini. Ia menilai bahwa penerapan teknologi mampu meminimalkan potensi korupsi dan gratifikasi, serta menciptakan pelayanan yang lebih efektif, transparan, mudah, dan murah.
Oleh karena itu, ia mengajak peserta didik Sespimen Polri untuk turut memberikan masukan konstruktif demi peningkatan kualitas layanan publik Batam.
“Kami mengajak rekan-rekan dari Polri untuk turut memberikan saran dan pemikiran agar setiap layanan publik menjadi semakin mudah, murah, dan transparan sehingga semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tutup Kamaluddin.
Kunjungan studi tersebut diakhiri dengan diskusi interaktif, pemberian cendera mata, dan foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan daerah. (*/rdi)






