Ia berharap dukungan penuh dari masyarakat serta ASN di lingkungan pemerintah Kabupaten Karimun.
“Bukan berarti kami mengabaikan pelayanan dan kecepatan, inilah yang kami rancang. Saya berharap teman-teman dan masyarakat ayo kita dukung agar BPR ini yang berada di level 4 OJK bisa kita perbaiki,” harapnya.
Kebijakan pemerintah inilah sebagai bentuk dulungan kepada BPR Tuah Karimun dengan mengevaluasi pelayanan serta memberi pengarahan mengenai proses kecepatan dan tidak ada antrian.
“Salah satu bentuk dukungan kami kepada BPR adalah kebijakan pemerintah seperti ASN dan P3K yang dibagi dua yakni di BRK dan BPR. Kita pelan-pelan sambil mengevaluasi pelayanan, kami juga sudah mengarahkan proses kecepatan, pelayanan, dan tidak ada antrian itu harus step by step,” tutup bupati Karimun, Iskandar.
Sementara itu Dirut BPR Tuah Karimun Wan Abdurrahman mengungkapkan BPR Tuah Karimun akan menyedikana E-Wallet untuk mempermudah transaksi bagi para ASN maupun P3K dengan melakukan kerjasama bersama Bima Sakti.
“Kedepannya kita akan melakukan development pada sistem perbankan jadi di dalam KOR IT kita bekerjasama dengan Bima Sakti dalam bentuk E-Wallet kita akan menggunakan Tuah Smart. Pada Aplikasi ini bisa di download oleh P3K yang ada di Android. Mereka bisa melakukan penarikan atau transferan dan pembayaran bisa melalui handphone,” kata Wan.
Ia yakin E-Wallet ini tentunya akan mempermudah para ASN karena tingkat kemudahannya yang tinggi.
“Mungkin kita akan beralih tidak lagi menggunakan ATM karena ATM harus menyediakan fasilitas mesin tapi ketika sudah menggunakan E-Wallet tidak lagi menggunakan mesin ATM. Tingkat kemudahan lebih tinggi cuma kami membutuhkan investasi dan telah kami sampaikan kepada bupati Karimun.” lanjutnya,(edy)






