Kembali Terjadi, 9 Pelajar SD Usai Makan MBG Dilarikan ke Puskesmas

Para pelajar SDN 010 Parit Lapis sedang dirawat di Puskesmas Meral yang mengalami gangguan pencernaan. usai makan.FOTO:PRIBADI

Sementara ditanya, bagaimana terhadap biaya pengobatan terhadap anak-anak tersebut. Ia mengatakan, bahwa selama perawatan tidak ada dipungut biaya terhadap anak-anak tersebut. Sebab, selama ini Puskesmas Meral telah melakukan kerjasama dengan pihak sekolah.

” Tidak dipungut. Untuk penyebabnya, saya tidak bisa memberikan komentar. Disini, hanya memberikan pelayanan kesehatan saja, silahkan tanya kepada Dinas Kesehatan atau pihak sekolah,” jawabnya.

Bacaan Lainnya

Sedangkan, untuk sampel makanan dari MBG sendiri sudah diambil untuk dikirim ke labor Balai Teknik Kesehatan Lingkungan (BTKL) Batam.oleh petugas kesling. Mulai dari sampel makanan sisa yang pelajar makan, sampel makanan utuh dari sekolah dan SPPG Sungai Raya.

” Setelah petugas kesling kita turun ke sekolah, tidak ada jualan. Jadi, tadi sudah ditanya juga anak-anak, saat jam istirahat makanan apa yang dimakan. Ternyata, mereka hanya memakan MBG. Untuk hasil lab, saya tidak bisa menyampaikan nanti sama pihak BTKL Batam,” ungkapnya.

Sedangkan, Kepala Sekolah SDN 010 Parit Lapis Yuliana menjelaskan, usai istirahat dan makan MBG para siswa melanjutkan proses belajar dan mengajar. Namun, ditengah-tengah proses belajar mengajar ada salah satu siswa mengeluhkan mual dan sakit perut. Begitu juga teman-temannya, sehingga langsung dibawa ke Puskesmas Meral untuk perawatan lebih lanjut.

” Saya belum dapat pastikan apakah dikarenakan makan MBG atau jajanan lain saat jam istirahat,” singkatnya.(*/red)

Total Views: 1295

Pos terkait