Selain itu, BP Batam juga tengah membangun kolam retensi di Simpang Kepri Mall dan menyesuaikan bangunan pelintas agar dapat menampung debit air.
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa penanganan banjir merupakan prioritas. Penanganan ini dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, industri, dan masyarakat.
“BP Batam berkomitmen untuk mencari solusi terbaik dalam mengendalikan banjir di Kota Batam. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan kota dapat berjalan seiring dengan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh pemilik utilitas bawah tanah telah dikoordinasikan untuk memastikan pembangunan drainase berjalan sesuai kebutuhan di lapangan. (*/ms)





