Ketua Progib : Kelangkaan Beras, Akan Mengancam Program MBG Terhenti

Ketua Progib Karimun Jantro Butar-Butar saat berbincang dengan perwakilan mini market Naga Mas Alex ketersediaan beras yang mulai langka dipasaran.FOTO : PRIBADI

Karimun, jurnalterkini.id – Beras adalah makan utama masyarakat Indonesia terutama di kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau yang berharap pasokan beras dari luar Karimun. Namun, kondisi saat ini pasokan beras sendiri sudah mulai langka atau nyaris kosong baik itu di mini market, pasar maupun warung-warung.

Ketua Prabowo Gibran (Progib) Karimun Jantro Butar-Butar ketika dimintai tanggapannya mengatakan, terjadinya kelangkaan ini harus segera ada solusi dari pemerintah daerah. Sebab, kebutuhan beras bukan hanya masyarakat umum saja namun ada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden RI Prabowo Subiyanto yang saat ini sudah berjalan.

Bacaan Lainnya

” Tadi (Rabu) saya juga langsung turun kelapangan, mengecek stok beras dibeberapa tempat. Memang, ada yang sudah kosong dan ada yang tinggal sedikit,” terangnya, Rabu (30/7/2025).

Ia mengungkapkan, tidak hanya beras saja yang mulai langka namun kebutuhan sembako juga sudah mulai kelangkaan. Terutama, kebutuhan bawang putih untuk bumbu saat ini terjadi kenaikkan harga. Sehingga, tidak tertutup kemungkinan program MBG akan terhenti atau tidak dapat berjalan seperti biasanya.

” Anda bisa cek sendiri sekarang beberapa komoditi sembako terjadi kenaikan. Mulai dari bawang putih, bawang merah, sayuran itu harus tersedia. Selain beras dan saya dapat info beras bulog juga tidak beradar di masyarakat,” ungkapnya.

Total Views: 1161

Pos terkait