Sambutan Kepala Desa Brumbung Sugin dalam acara Sedekah bumi di Halaman masjid jami Nurul Huda brumbung./Dok.Foto.(jurnalterkini.id/Ponco)
Demak, jurnalterkini.id – Masyarakat Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak kembali menggelar tradisi tahunan Sedekah Bumi (Apitan) secara meriah dan khidmat selama dua hari berturut-turut, pada 23 hingga 24 Mei 2025. Rangkaian kegiatan ini menjadi wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki dan keselamatan.
Perayaan dimulai pada Jumat malam (23/05) dengan ziarah ke makam sesepuh desa, Syeh Ibrahim, dilanjutkan dengan prosesi selamatan di Sumur Srumbung pada pukul 19.30 WIB. Acara ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga sekitar, mencerminkan kearifan lokal dan nilai spiritual yang masih kuat di tengah masyarakat.
Keesokan harinya, Sabtu pagi (24/05), kegiatan dilanjutkan dengan Khatmil Qur’an di Masjid Jami Nurul Huda. Usai khataman, masyarakat mengadakan Kirab Ambengan dan Gunungan Hasil Bumi. Kirab dimulai dari Balai Desa dan berakhir di halaman Masjid Jami Nurul Huda. Gunungan hasil bumi, yang dibawa secara arak-arakan, menjadi simbol ungkapan syukur atas hasil panen yang melimpah.
Malam harinya, suasana semakin khusyuk dengan digelarnya Pengajian Umum yang menghadirkan KH. M. Shodiqin Al Hafidh dari Weleri, Kendal. Dalam tausiyahnya, KH. Shodiqin mengupas kisah Nabi Adam dan Hawa, pentingnya berbakti kepada orang tua, dan anjuran untuk meningkatkan ibadah. Ia juga menekankan bahwa tradisi Apitan bukan sekadar budaya, melainkan bagian dari warisan religi yang perlu dijaga dan dilestarikan untuk keberkahan hidup.
Pengajian ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk Kepala Desa Brumbung Sugin, Ketua Ranting PBNU Romadon Ikhsan, Ketua Panitia Apitan Marsi Lafif, perangkat desa, anggota BPD, pendamping desa, dan masyarakat umum. Barisan Ansor Serbaguna (Banser) turut mengawal jalannya acara dengan tertib.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Sugin mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan warga atas antusiasme dan kerja sama dalam menyukseskan acara. Ia juga menyampaikan realisasi Dana Desa Tahun 2025 sebesar Rp 1,074 miliar, dengan rincian alokasi sebagai berikut:
20% untuk ketahanan pangan melalui program BUMDes di sektor pertanian dan peternakan
15% untuk BLT Dana Desa (BLTDD)
20% untuk sektor kesehatan, meliputi PMT, honor kader, dan kegiatan jumantik
45% untuk penataan lingkungan
Sugin juga menghimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), serta memanfaatkan keberadaan Koperasi Merah Putih yang dibentuk mendukung program Presiden Prabowo. Ia juga mendorong dukungan terhadap program Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) dan mengingatkan pentingnya kepatuhan dalam membayar pajak.
Suasana malam semakin semarak dengan penampilan grup Qasidah Romantisa yang membawakan lagu-lagu islami, menghibur sekaligus menambah nuansa religi dalam acara. Puncak acara ditandai dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. M. Shodiqin Al Hafidh, sebagai harapan agar masyarakat Desa Brumbung senantiasa dilimpahi berkah dan keselamatan.(PH)





