Audiensi Bupati Inhil-DPRD soal penyelamatan kelapa rakyat, ini hasilnya

Bupati Inhil berfoto bersama Komisi II DPRD Inhil. Audiensi Bupati Inhil-DPRD soal penyelamatan kelapa rakyat, ini hasilnya. (foto: abdullah)
Bupati Inhil berfoto bersama Komisi II DPRD Inhil. Audiensi Bupati Inhil-DPRD soal penyelamatan kelapa rakyat, ini hasilnya. (foto: abdullah)

Tembilahan, JurnalTerkini.id – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau HM Wardan menggelar audiensi dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Inhil dalam rangka penyelamatan kelapa rakyat, di kediaman dinasnya di Jalan Kesehatan, Tembilahan, Jumat (28/8/2020).

Bupati Indragiri Hilir, HM Wardan dalam penyampaiannya sangat menyambut baik audensi ini sehingga banyak hal yang bisa didiskusikan bersama dengan Komisi II DPRD Inhil.

Bacaan Lainnya

Salah satu pembahasan yang pokok dalam audensi tersebut yakni membahas tentang pembangunan bidang ekonomi yang saat ini difokuskan pada penyelamatan kebun kelapa rakyat.

Peserta audiensi dari Komisi II DPRD Inhil, Zulhafendi menyampaikan bahwa dirinya merasa terkejut dalam kebijakan “refocusing” anggaran di Dinas Perkebunan Indragiri Hilir yang semula kegiatan trio tata air dianggarkan lebih kurang Rp12 milar, dirasionalisasi menjadi lebih kurang Rp2 milar.

“Hampir 80 persen dipangkas dengan alasan refocusing. luar biasa kebijakan ini ujarnya padahal surat bupati dalam surat edarannya hanya 50 %. entah surat mana yang diikuti oleh mitra kerja kami Dinas Perkebunan ini,” jelas politisi PKS ini.

Total Views: 350

Pos terkait