Karimun, JurnalTerkini.id – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole menghadiri sekaligus meresmikan Kedai Kopi Abu Dafi #3 Cabang Tanjung Balai Karimun, bertempat di Sungai Raya, Kecamatan Meral Kota, Senin (21/04/2025).
Rocky mengucapkan selamat kepada owner kedai kopi Abu Dafi yang telah sukses dalam membangun Kedai Kopi Abu Dafi yang ke-3 di Tanjung Balai Karimun.
“Pertama, saya ucapkan selamat kepada owner yang sudah membuka lagi kedai kopi Abu Dafi yang ke-3 dan itu sangat luar biasa. Semoga usahanya terus lancar dan berkah, sehingga dapat membantu dalam pertumbuhan ekonomi UMKM di Kabupaten Karimun,” ujar Rocky.

Acara grand opening yang diawali dengan pemotongan tumpeng ini berjalan lancar dan Rocky juga menyebutkan di dalam visi misinya bersama Bupati Karimun Iskandarsyah salah satunya adalah menciptakan pengusaha muda.
“Memang salah satu visi misi kami yaitu menciptakan pengusaha muda dan pengusaha perempuan. Dan ini Bank BRI ikut berkontribusi dalam memajukan UMKM Karimun,” lanjut Rocky.
Sementara itu, Kepala Unit Cabang BRI Tanjung Balai Karimun Yosi Wiliam Kore menyebutkan BRI siap memberikan dorongan serta dukungan terhadap UMKM yang ada di Karimun.
“Pastinya BRI selalu mendukung dan mensupport seluruh potensi-potensi UMKM yang ada di Kabupaten Karimun dengan tujuan kami bisa memberikan pelayanan terbaik dan juga meningkatkan perekonomian,” ucap Yosi.

Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole mencicipi makanan usai peresmian Kedai Kopi Abu Dafi #3 Cabang Tanjung Balai Karimun, bertempat di Sungai Raya, Kecamatan Meral Kota, Senin (21/04/2025).
Yosi juga menyampaikan pelayanan yang dimaksud seperti permodalan serta dalam bentuk transaksi tabungan.
“Pelayanan itu seperti permodalan yakni modal kerja, kemudian juga dalam bentuk transaksi seperti tabungan dan dalam bentuk pembayaran seperti Qris. Kita sudah kembangkan fitur-fitur yang ada dan kemudahan-kemudahan lainnya seperti mobile banking,” lanjut Yosi.
Kepala unit cabang BRI tersebut juga mengatakan KUR BRI terdapat beberapa segmen dan sudah menyumbangkan sekitar Rp200 miliar.
“Untuk KUR sendiri kami terdiri dari beberapa segmen seperti KUR mikro dan kurtel yang kalau dijumlahkan mencapai 200 Milyar untuk di Kabupaten Karimun. Dan jangka waktu juga beragam, yakni 1-5 tahun,” ujar Yosi.
Syarat KUR tersebut yakni KTP, usaha yang dibiayai serta sudah mendapatkan izin usaha. (edy)





