Pemkab Solok Kerahkan Bantuan Percepat Penanganan Korban Banjir

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok Sumatera Barat saat melakukan evakuasi terhadap korban banjir. (Foto DiskominfokabSolok)
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok Sumatera Barat saat melakukan evakuasi terhadap korban banjir. (Foto DiskominfokabSolok)

KAB SOLOK, JurnalTerkini.id — Pemerintah Kabupaten Solok Sumatera Barat segera mengerahkan tim serta bantuan untuk mempercepat penanganan terhadap masyarakat setempat yang menjadi korban banjir.

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison di Solok Kamis, mengatakan bahwa pihaknya langsung menginstruksikan penanganan bencana banjir tersebut.

Bacaan Lainnya

“Kami telah mengerahkan Kalaksa BPBD, Kasatpol-PP, para camat dan OPD terkait lainnya, agar siap siaga karena curah hujan di Solok cukup tinggi. Serta membantu penanganan banjir,” katanya.

Ia bersyukur semua OPD saling berkolaborasi dan bahu-membahu dalam penanganan banjir, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Pol-PP Damkar, camat dan wali nagari beserta perangkat nagari, termasuk relawan maupun masyarakat.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Solok beberapa nagari terdampak cukup parah, antara lain Nagari Koto Laweh Kecamatan Lembang Jaya, Nagari Koto Baru, Nagari Selayo, dan Nagari Koto Hilalang Kecamatan Kubung, Nagari Jawi-Jawi Kecamatan Gunung Talang, Nagari Sungai Jambua, Nagari Pianggu, dan Nagari Indudur Kecamatan IX Koto Sungai Lasi. Dan banjir juga melanda Nagari Muaro Paneh Kecamatan Bukit Sundi.

Banjir melanda sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Solok. Bencana ini disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Rabu malam hingga Kamis (27/2/2025) siang.

Curah hujan yang cukup tinggi tersebut menyebabkan peningkatan debit air sungai, terutama di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Lembang, yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air utama. Akibatnya, Sungai Batang Lembang meluap, merendam rumah-rumah warga, serta memicu tanah longsor di beberapa daerah rawan longsor.

Setidaknya diperkirakan sebanyak 160 KK/610 orang terdampak, 300 rumah warga di Nagari Selayo dan Nagari Koto Baru terendam banjir. Di Nagari Koto Laweh air meluap ke rumah-rumah warga di sepanjang jalan kabupaten.

Sedangkan di Kecamatan Sungai Lasi terjadi tanah longsor yang menimpa rumah warga. Di beberapa titik lokasi juga ditemukan pohon tumbang seperti di Jorong Pinang Sinawa Nagari Jawi-Jawi Kecamatan Gunung Talang. (Diona)

Total Views: 276

Pos terkait