Bupati Karimun Mutasi 151 Pegawai

Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun, Provinsi Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Senin melakukan mutasi mendadak sebanyak 151 pegawai setingkat eselon III dan eselon IV.

Mutasi tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ke-151 pegawai yang dimutasi, yang terdiri dari 28 pejabat eselon III dan 123 eselon IV di Gedung Serba Kantor Bupati Karimun dihadiri sejumlah pejabat eselon II.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah tampak beda dibandingkan acara yang sama yang pernah dilaksanakan di gedung itu, tanpa perlengkapan seperti kursi dan meja, dan tanpa “snack” yang biasa disajikan pelaksana kegiatan.

Seluruh pegawai yang dimutasi sejak awal hingga berakhirnya acara hanya berdiri, termasuk saat mendengarkan amanat Bupati yang didampingi Sekda TS Arif Fadillah dan Asisten Administrasi dan Umum Syamsuardi.

Bupati Nurdin Basirun mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan 151 pegawai tersebut digelar sedemikian rupa untuk bertujuan untuk efisiensi namun tidak mengurangi tujuan dari mutasi, yaitu penyegaran bagi para pegawai.

“Jabatan itu adalah amanah yang harus disiap diemban. Hari ini menjabat jabatan tertentu, besok mungkin sudah berganti. Ini semua sebagai pembelajaran bahwa jabatan itu bukan dicari-cari, tapi dilaksanakan,” kata dia.

Nurdin mengatakan akan mengubah pola-pola lama yang cenderung mengeluarkan anggaran dalam setiap kegiatan, termasuk soal acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan para pegawai yang dimutasi.

“Yang terpenting adalah para pegawai dituntut untuk mewujudkan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” kata dia.

Di tempat yang sama, Sekda TS Arif Fadillah mengatakan pelaksanaan mutasi yang terkesan mendadak itu merupakan “ide” dari Bupati Nurdin Basirun.

“Mutasi pegawai merupakan kewenangan Pak Bupati, kita tinggal melaksanakannya,” katanya.

Arif tidak menyangkal kemungkinan mutasi itu sebagai bentuk sanksi bagi pegawai yang tidak disiplin, namun ia juga mengatakan beberapa pegawai justru dipromosikan menduduki jabatan tertentu karena berprestasi.

“Kan ada pertimbangannya dalam memutasi setiap pegawai, tujuannya untuk penyegaran dan peningkatan pelayanan,” katanya.

Sejumlah pegawai mengaku terkejut dengan mutasi tersebut. “Saya dimutasi ke Tanjungbatu,” ucap seorang pegawai di salah satu dinas. (rus)

Total Views: 212

Pos terkait