Pemakaian Pasar Modern Selatpanjang Terkendala Fasilitas

Meranti (Jurnal) – Masa pemeliharaan proyek Pasar Modern Selatpanjang yang dikerjakan sejak Maret 2014 sudah berakhir namun belum ditempati pedagang karena sejumlah fasilitas di pasar tersebut belum siap, kata Kepala Dinas Pasar Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Kepulauan Meranti Khairul.

“Sebenarnya, Bapak Bupati menginginkan segera ditempati, hanya saja masih terganjal beberapa persoalan, misalnya timbunan tanah untuk jalan memasuki pasar belum siap, tidak adanya lapangan parkir yang layak, maupun masih banyaknya tempat usaha masyarakat di pintu masuk sebelah barat pasar, seperti gudang gas elpiji, material proyek seperti pasir dan batu batu, dan lain sebagainya,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.

Khairul menambahkan belum lagi masalah lapak jualan dan konter serta gudang untuk pedagang yang ada di lantai dua yang masih belum bisa dimanfaatkan karena belum disekat atau dipisah-pisah menggunakan pembatas.

Dan perlu diketahui, untuk sementara ini, berdasarkan penataan yang dilakukan, tahap awal ini jumlah lapak di lantai satu iperkirakan mampu menampung pedagang kurang lebih 300 orang, dan lantai dua sampai saat ini belum bisa dikalkulasikan.

Guna mendukung perekonomian masyarakat kecil, khususnya pedagang kaki lima yang selama ini banyak tersebar di sejumlah pinggir jalan dan dekat dengan pusat keramaian, kriteria pedagang kecil yang sudah lama berjualan yang akan didahulukan untuk mendapatkan fasilitas lapak di pasar modern Selatpanjang itu.

Menanggapi lambannya pemakaian lapak pasar modern Selatpanjang, Mariana (27thn), mahasiswi ilmu komunikasi salah satu universitas terkemuka di Kota Batam, ketika berbincang-bincang dengan wartawan media ini Selatpanjang, Selasa(2/9) berharap nantinya benar-benar diberikan kepada masyarakat pedagang yang benar-benar tidak mampu menyewa lapak, sehingga mereka harus menggelar daganganya di sejumlah tempat keramaian yang menimbulkan kesemrawutan.

“Yang harus diperhatikan juga oleh pemerintah, kalau memang pedagang yang menempati lapak pasar tersebut digratiskan, saya kira langkah tersebut sangat didukung, pastinya masyarakat luas akan mendukung juga. Hanya saja, jangan sampai pemberian lokasi jualan secara gratis itu dikarenakan embel-embel tertentu oleh pihak pihak terkait,” pungkasnya. (Isk)

Total Views: 202

Pos terkait