Meranti (Jurnal) – Upacara peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-69 di Kabupaten Kepulauan Meranti terasa sangat berbeda karena duplikat Sang Saka Merah Putih yang diperoleh langsung dari Istana Negara dikibarkan di lapangan upacara kantor bupati, Minggu (17/8).
Sebelumnya, Bupati Kepulauan Meranti, Drs Irwan MSi, Minggu pagi menyerahkan duplikat sang merah putih kepada paskibra di rumah dinasnya di Jalan Merdeka Selatpanjang untuk diarak menuju tempat upacara.
Bertindak sebagai Onspektur Upacara Bupati Drs Irwan MSi, Perwira Upacara Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, komandan upacara Kapten Sahaman Sinaga dari Kodim 0303 Bengkalis. sementara pembaca teks proklamasi adalah Ketua DPRD, Hafizoh SAg.
Sebanyak 120 personel Kodim 0303 dan 30 anggota Paskibra yang berasal dari para pelajar berbagai sekolah tingkat atas di 9 Kecamatan Se- Kabupaten Kepulauan Meranti.
Petugas pembawa baki saat pengibaran bendera duplikat merah putih adalah Tasya Nadia Putri siswa SMAN 1 Tebingtinggi dan pembawa baki saat penurunan bendera adalah Yulisma siswa asal SMAN 1 Tebingtinggi Barat.
Pengibaran bendera sempat tegang. Pasalnya, sejak awal bendera terlilit antara tali dengan tiang sehingga tidak berkibar. Peristiwa itu terjadi ketika puluhan pasukan pengibar bendera mulai memasang bendera duplikat sang merah putih dan menaikkannya.
Meski lagu Indonesia Raya telah selesai, sang bendera sama sekali tidak berkibar. Tidak lama kemudian, saat pasukan masih berada di lapangan usai pengibaran bendera itu, tiba-tiba suara bersyukur keluar dari salah seorang peserta upacara yang hadir. “Alhamdulillah,” ujar beberapa peserta.
Rupanya, bendera yang sedari tadi terlilit dan terjepit antara tali dengan tiang tiba-tiba berkibar sempurna. Beberapa peserta pun terlihat tersenyum.
Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti Drs.Irwan Msi. Hadir anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), pimpinan SKPD, ormas, guru dan para pelajar mulai dari tingkat SD hingga SMA.
Upacara berlangsung khidmad dan sakral, meski terik matahari terasa menyengat dikulit.
Setelah upacara, rombongan Bupati yang terdiri dari kepala SKPD dan ketua DPRD langsung bertolak menuju Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Harapan Cabang Bengkalis di Selatpanjang untuk memberikan remisi kepada 95 warga binaan.
Pada HUT RI ke-69 ini, remisi umum diberikan kepada 95 warga binaan yang terdiri dari Remisi Umum I untuk 93 orang (pengurangan hukuman namun masih menjalani sisa hukuman), dan Remisi Umum II untuk 2 orang yang langsung dinyatakan bebas.
Penyerahan remisi secara simbolis ini dilakukan Bupati Drs Irwan MSi didampingi Sekda Drs Iqaruddin Msi, Kapolres AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Ketua DPRD Hafizoh SAg, Kacabjari Bengkalis di Selatpanjang Zainur Arifin Syah, dan Kepala Rutan.
Usai pemberian remisi secara simbolis, Bupati mengucapkan selamat atas bebasnya dua warga binaan itu. Iapun berpesan agar dua orang warga binaan tersebut jangan pernah lagi masuk rutan sebagai tahanan. “Selamat sudah bebas, jangan pernah lagi ke sini (sebagai tahanan, red) ya,” kata bupati. (Is/Al)





