Rachmadi mengatakan, keduanya dibawa oleh petugas medis menuju RSUD Muhammad Sani Karimun.
“Dua warga Kecamatan Buru itu akan diisolasi, karena hasil rapid testnya reaktif, jadi,” katanya.
Karena hasil rapid testnya reaktif, Rachmadi mengungkapkan, selanjutnya mereka juga akan dilakukan pengambilan sampel lendir di saluran pernapasan atau swab COVID-19.
“Sudah banyak swab yang kita kirim, sedangkan untuk dua pria asal Kecamatan Buru ini sudah kita ambil swabnya, namun belum dikirim,” ungkapnya.
Mengenai kemungkinan apakah keduanya memiliki riwayat perjalanan di luar daerah atau zona merah COVID-19, Rachmadi belum bisa memberi keterangan.
“Belum jelas soal riwayat perjalanannya, karena baru masuk, tapi kemungkinan ada,” tutup Rachmadi, menjelaskan beredar video warga dibawa petugas medis, ini kata Kadinkes Karimun. (yra)






