Gunung Lewotobi Meletus Lagi, BNPB Pertimbangkan Perluas Zona Bahaya Erupsi

Gunung Lewotobi Laki Laki memuntahkan material vulkanik saat meletus, di Flores Timur, 9 November 2024. (Foto: AP)
Gunung Lewotobi Laki Laki memuntahkan material vulkanik saat meletus, di Flores Timur, 9 November 2024. (Foto: AP)

Perluas Zona Bahaya Erupsi

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, mengatakan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki pada Jumat tidak berdampak di lokasi pengungsian terdekat di Desa Konga yang berjarak 10 kilometer dari puncak gunung. Meskipun demikian jalan lalu lintas yang menghubungkan Larantuka Kabupaten Flores Timur dan Maumere Kabupaten Sikka telah ditutup.

Bacaan Lainnya

“Dinamika-dinamika yang terjadi di lapangan akan menjadi dasar untuk kita dalam menentukan apakah akan diperluas zona berbahaya, apakah akan dipertahankan titik-titik pengungsian seperti saat ini, kita akan mengikuti dinamika yang ada artinya keselamatan masyarakat kita utamakan dengan melihat perkembangan erupsi yang terjadi,” kata Abdul Muhari.

Gunung Iya di Ende Naik ke Level III

Dalam perkembang lainnya Gunung Iya yang berada di wilayah administrasi Kecamatan Ende Selatan, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur juga mengalami peningkatan aktivitas vulkanik.

Hasil rekaman data instrumental PVMBG pada 1 Oktober hingga 4 November menunjukkan telah terjadi 28 kali gempa tremor harmonik, 77 kali gempa tremor non harmonik, 2 kali gempa tornillo, 3 kali gempa low frekuensi, 2 kali gempa vulkanik dangkal, 173 kali gempa vulkanik dalam, 63 kali gempa tektonik lokal, 56 kali gempa tektonik jauh, dan gempa tremor menerus amplitudo 1–1,8 mm, dominan 1,5 mm.

Gunung Api Iya kini berstatus Siaga Level III. [voa]

Jaringan: VOA

Total Views: 746

Pos terkait