Space Pioneer: Potongan Roket Tianlong-3 Jatuh di China Tengah

Foto ilustrasi yang menunjukkan peluncuran roket Long March-5 yang membawa pesawat ruang angkasa Chang'e-6 berlangsung di di landasan Wenchang, di Provinsi Hainan, pada 3 Mei 2024. (Foto: Guo Cheng/Xinhua via AP, File)
Foto ilustrasi yang menunjukkan peluncuran roket Long March-5 yang membawa pesawat ruang angkasa Chang'e-6 berlangsung di di landasan Wenchang, di Provinsi Hainan, pada 3 Mei 2024. (Foto: Guo Cheng/Xinhua via AP, File)

Sebuah roket dapat terdiri dari beberapa tahap. Ketika dinyalakan, tahap pertama atau terendah akan mendorong naik roket dalam peluncuran. Jika bahan bakar habis, tahap pertama akan jatuh, dan tahap kedua akan terbakar, sehingga roket terus bergerak. Beberapa roket memiliki tahap ketiga.

Space Pioneer mengatakan kinerja Tianlong-3 sebanding dengan Falcon 9 milik SpaceX, yang juga merupakan roket dengan dua tahap.

Bacaan Lainnya

Pada April 2023, Space Pioneer meluncurkan roket minyak tanah-oksigen, Tianlong-2. Perusahaan itu menjadi pihak swasta Tiongkok pertama yang mengirim roket berbahan bakar cair ke antariksa.

Perusahaan-perusahaan antariksa komersial Tiongkok telah terjun ke sektor tersebut sejak 2014 setelah negara mengizinkan pihak swasta berinvestasi dalam industri itu.

Banyak dari mereka yang mulai membuat satelit, dan sebagian lainnya, termasuk Space Pioneer, berfokus pada pengembangan roket yang dapat digunakan kembali yang dapat menghemat biaya misi secara signifikan.

Lokasi tes perusahaan-perusahaan itu terdapat di wilayah pesisir Tiongkok, terletak di tepi laut karena alasan keamanan.

Namun sebagian juga berlokasi jauh di pedalaman Tiongkok seperti pusat pengujian Space Pioneer di Gongyi, kota berpenduduk 800.000 orang di Provinsi Tiongkok, China tengah. [voa]

Jaringan: VOA

Total Views: 351

Pos terkait