PARIS – Menteri Transportasi Prancis Rabu (12/6/2024) mengatakan bahwa apa yang disebut “taksi terbang” – pesawat tak berawak futuristik berukuran besar yang mampu mengangkut beberapa orang – akan diizinkan untuk digunakan sebagai uji coba selama Olimpiade Paris.
“Kita akan bereksperimen dengan hal ini untuk pertama kalinya di dunia selama Olimpiade. Ini adalah sebuah kemajuan teknologi yang bisa bermanfaat,” kata Patrice Vergriete kepada surat kabar Le Parisien.
Namun ia juga memupuskan harapan para penggemar olahraga yang berharap dapat memadati Kota Cahaya untuk mencapai tujuan mereka pada bulan Juli dan Agustus, dengan mengatakan bahwa persyaratan otorisasi akan dibatasi dan tidak termasuk penggunaan oleh masyarakat umum.
“Saya tidak suka dengan sebutan ‘taksi terbang’ seperti julukannya” tambahnya sebelum menjelaskan kemungkinan peran kendaraan 18 rotor yang menyerupai helikopter kecil itu.
Dia mengatakan bahwa kendaraan ini “bisa berguna sebagai ambulans di masa depan, jadi mari kita bersikap pragmatis. Mari kita analisis dampaknya dan lakukan analisis biaya-manfaat”.
“Akan ada beberapa penerbangan uji coba selama Olimpiade. Jika kami melihat bahwa alat transportasi ini tidak efektif dan terlalu berisik, maka kami akan menarik kesimpulan,” tambah Vergriete.
“Taksi terbang” dulunya merupakan tema utama film fiksi ilmiah, namun kini secara teori menjadi kenyataan.
Produsen menghadapi hambatan regulasi dan keamanan di seluruh dunia yang telah menghalangi peluncurannya.





