Pemuda Pelopor Pamekasan Lolos Seleksi Wawancara Tingkat Jatim, Pj. Bupati Berharap Tembus Nasional

Momen foto bersama Kadisporapar, Camat Kota Pamekasan, Camat Palengaan, Asisten Pemerintahan dan Dewan Juri Fact Finding Seleksi Pemuda Pelopor Provinsi Jawa Timur di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan. (jurnalterkini.id/fiki)
Momen foto bersama Kadisporapar, Camat Kota Pamekasan, Camat Palengaan, Asisten Pemerintahan dan Dewan Juri Fact Finding Seleksi Pemuda Pelopor Provinsi Jawa Timur di Pendopo Ronggosukowati Pamekasan. (jurnalterkini.id/fiki)

Pamekasan, Jurnal Terkini – Tim Juri Fact Finding tinjau langsung kegiatan delegasi yang lolos dalam pemuda pelopor tingkat Jawa Timur, di Kabupaten Pamekasan. Senin, 3/6/24.

Sebelumnya, Disporapar Kab. Pamekasan mendelegasikan empat pemuda pelopor yang berhasil lolos di tingkat Kabupaten.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, Seleksi Pemuda Pelopor tingkat Kabupaten Pamekasan telah dilaksanakan pada tanggal 25 April 2024 di Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata.

Dari seleksi tersebut Disporapar Kab. Pamekasan telah menetapkan empat kandidat lolos seleksi Pemuda Pelopor tingkat Kabupaten Pamekasan, yaitu Aminullah (Bidang Pendidikan), Eko Septiawan (Bidang Seni Budaya), Firman Wahyudi (Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata), Moh. Qudsi (Bidang Pangan).

Namun dari keempat kandidat tersebut, hanya dua orang yang berhasil lolos seleksi wawancara yang dilaksakan pada tanggal 11-12 Mei 2024. Keduanya yakni dari bidang pendidikan dan seni budaya.

Kepala Disporapar Pamekasan

Kepala Disporapar Kab. Pamekasan, Kusairi mengatakan bahwa pihaknya sungguh sungguh dalam membina kandidat yang didelegasikan ke tingkat provinsi, karena menurut pria yang pernah menjabat Kasat Pol PP tersebut, citra Kabupaten Pamekasan sebagai taruhannya.

“Kan kalau lolos tingkat nasional, nilai untuk kabupaten Pamekasan juga naik, sehingga dampak positifnya banyak terhadap keberlangsungan kabupaten ini,” kata Kusairi

Ia menginginkan, pemuda di Pamekasan punya pendirian teguh dalam membangun kabupaten berjuluk Bumi Gerbang Salam ini. Mengingat peran pemuda sangat penting.

“Kami akan bina anak-anak muda, hingga mereka bisa menjadi pelopor untuk kegiatan positif di desa masing-masing, karena kekuatan besar pembangunan suatu daerah dimulai dari desa dan pemuda,” imbuhnya.

Sambutan Pj. Bupati Pamekasan

Melalui Asisten Pemerintahan Didik Hariadi, Pj. Bupati Pamekasan Masrukin, meminta maaf karena berbenturan dengan kegiatan lain termasuk pelepasan jamaah haji di Masjid Agung As-Syuhada Pamekasan.

Lebih lanjut, Masrukin, berharap delegasi dari Pamekasan bisa tembus ke tingkat nasional.

“Mohon maaf kepada tim penilai, jika nanti dipercaya untuk sabet juara, saya berharap juara yang kecil-kecil, ya minimal juara satu, maksudnya dari angka terkecil,” katanya disambut gelak tawa peserta dan undangan yang hadir.

Tim Juri Fact-Finding Jawa Timur

Dalam sambutannya, Tim Juri Bidang Budaya Fact-Finding, Puji Karyanto, merasa senang bisa dijamu di tempat yang menurutnya istimewa, mengingat sebelumnya saat berkunjung ke beberapa daerah lainnya, dijamu di Kantor Disporapar setempat.

“Saya merasa tersanjung, meski tidak disambut langsung oleh pak Bupati Pamekasan, karena kami disambut di Pendopo Bupati,” ucapnya seraya tersenyum dihadapan undangan dan peserta pemuda pelopor.

Menurut Puji Karyanto, pihaknya melakukan pendalaman materi uji sebagai data penguat dalam penilaiannya dan bahan pertanggung jawaban jika nanti ada salah satu peserta pemuda pelopor dari Kabupaten Pamekasan lolos ke tingkat Nasional.

“Kalau mendengar sambutan bupati tadi, beliau pengennya Pamekasan meraih juara satu. Kami tim juri, ingin turun ke daerah ini ingin memastikan bahwa juara yang kami pilih ini diperhitungkan di tingkat nasional,” jelasnya.

Selanjutnya, setelah acara ceremonial selesai, tim juri dan panitia didampingi pejabat serta para peserta pemuda pelopor menuju lokasi penilaian yakni di Kelurahan Bugih dan Palengaan. (Fiki)

Total Views: 395

Pos terkait