Karimun, JurnalTerkini.id – Pemerintah Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau akan mengeluarkan dana dari APBD untuk membantu korban bencana alam angin puting beliung.
Sebanyak 196 kepala keluarga dengan lebih dari 700 jiwa terdampak bencana angin puting beliung yang melanda Kelurahan Baran Timur dan Baran Barat Kecamatan Meral serta Kelurahan Sungai Lakam Barat Kecamatan Karimun pada Selasa (14/5/2024).
Baca juga jurnal berita Karimun berikut: BPBD Catat 196 Kepala Keluarga Terdampak Musibah Puting Beliung di Karimun
“Pemerintah daerah juga akan mengeluarkan dana dari APBD untuk membantu korban bencana alam. Berdasarkan perhitungan tim teknis di lapangan, kerugian total akibat bencana alam puting beliung ditaksir sebesar Rp4,9 miliar,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq.
Bupati Aunur Rafiq mengatakan itu di sela penyerahan bantuan paket sembako dari BPBD Provinsi Kepri untuk korban bencana puting beliung di Kantor Lurah Barat Barat, Sabtu (18/5/2024).
Bupati tidak menyebut berapa dana yang dikeluarkan tersebut, namun kerugian sebesar Rp4,9 miliar tersebut akan ditanggulangi melalui APBD Karimun, bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepri.
“Dan dari hasil penggalangan dana untuk korban bencana alam yang sedang berjalan saat ini,” katanya.
Sementara itu, Lurah Baran Barat Widia Agustina mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bertindak cepat untuk membantu masyarakat kami yang tertimpa musibah bencana alam,” sebutnya.
Untuk Kelurahan Baran Barat sendiri tercatat ada 30 KK terdampak dengan total 27 rumah yang mengalami rusak ringan, sedang dan berat dan datanya suda dikirimkan ke Provinsi Kepri.
“Kami menunggu perivikasi dari pihak Provinsi Kepri, mudah-mudahan bantuan untuk rehab sesegera mungkin dapat diberikan sehingga rumah masyarakat dapat segera diperbaiki,” tutupnya. (edy)






