Karimun, JurnalTerkini.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memberi bantuan untuk biaya perbaikan rumah atau bangunan warga yang rusak akibat angin puting beliung di tiga kelurahan, Kabupaten Karimun pada Selasa (14/5/2024).
Tiga kelurahan itu antara lain Kelurahan Baran Timur dan Baran Barat Kecamatan Meral serta Kelurahan Sei Lakam Barat Kecamatan Karimun.
“Bantuan akan kita berikan dalam bentuk uang tunai, ditansfer ke rekening masing-masing pemilik rumah,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kepri Muhammad Hasbi ketika meninjau kawasan yang disapu angin puting beliung.
Muhammad Hasbi menjelaskan, besar bantuan tergantung besar atau kecilnya kerusakan yang dialami setiap setiap rumah. Untuk rumah yang rusak berat akan menerima bantuan sebesar Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta dan rusak ringan sebesar Rp10 juta.
“Bantuan ini berasal dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Provinsi Kepri,” kata Hasbi.
Berdasarkan data BPBD Karimun, jumlah warga yang terdampak bencana alam itu sebanyak 148 kepala keluarga (KK).
Baca jurnal berita Karimun berikut: BPBD Karimun: Warga Terdampak Angin Puting Beliung Terdata 148 Kepala Keluarga
Meski demikian, kata dia, setiap kepala keluarga belum tentu menerima bantuan tersebut. “Karena bisa saja satu rumah ada dua KK. Jadi perlu digarisbawahi bahwa kita membantu bukan berdasarkan KK, tapi berdasarkan rumah yang rusak,” kata dia.
Muhammad Hasbi mengatakan Pemerintah Provinsi Kepri turun tangan menanggulangi dan memberikan bantuan kepada warga terdampak, sebab bencana angin puting beliung menurut dia cukup besar.
“Pemkab Karimun juga bisa menambah bantuan. Kalau nanti ada rumah yang rusak ringan yang butuh biaya perbaikan mencapai Rp20 juta, maka Pemkab Karimun bisa menambahnya, karena kita hanya membantu maksimal Rp10 juta,” katanya. (yra)






