Lebaran Usai, Warga Karimun Ramai-Ramai Jual Emas

Lebaran Usai, Warga Karimun ramai-ramai jual emas. Beberapa warga menjual emasnya di Toko Dayat, Tanjung Balai Karimun, Selasa (30/4/2024). (jurnalterkini.id/yogi)
Lebaran Usai, Warga Karimun ramai-ramai jual emas. Beberapa warga menjual emasnya di Toko Dayat, Tanjung Balai Karimun, Selasa (30/4/2024). (jurnalterkini.id/yogi)

Karimun, JurnalTerkini.id – Lebaran Idul Fitri 1445 H baru usai, warga di Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) ramai-ramai menjual perhiasan emas dengan harga yang cukup menjanjikan.

Pedagang emas Mas Dayat, Dayat mengatakan, warga banyak menjual emas karena harganya cukup menggiurkan akibat naik nilai tukar dolar terhadap rupiah seusai Lebaran.

Bacaan Lainnya

“Lumayanlah, usai lebaran kemarin mencapai Rp300 juta per hari masyarakat yang menjual emasnya. Memang, harga emas cukup cantik harganya Rp1.210.000 per gram untuk emas 24 karat,” terangnya, Selasa (30/4/2024).

“Bisa lihat sendiri, harga emas memang tinggi sekarang biasanya hanya Rp900 ribu per gram untuk emas 24 karat. Ini harganya Rp1.200.000 ribu lebih untung juga mereka,” katanya lagi.

Masih kata Dayat, sebaliknya saat bulan puasa, penjualan emas sangat sepi dan pada seminggu menjelang Hari Raya Idul Fitri baru mereka ramai membeli emas. Dan, jika dibandingkan tahun lalu sangat berbeda yang biasanya awal puasa sudah ramai masyarakat yang membeli perhiasan emas.

” Sepilah puasa kemarin. Sebaliknya, seminggu setelah hari raya Idul Fitri ramai masyarakat yang menjual emas,” tuturnya.

Sementara pantauan beberapa toko emas terlihat ramai masyarakat yang melakukan transaksi jual beli perhiasan emas, maupun penambahan asesoris perhiasan emas. Mulai dari gelang, kalung, cincin dan sebagainya.

“Jual aja dulu bang. Kan, harganya lumayan juga ini untuk stok buat ajaran baru nantilah,” kata Sinta salah seorang warga Karimun. (yra)

Total Views: 191

Pos terkait