Beberapa warga lanjut usia di Amerika Serikat memiliki pendamping baru untuk membantu mereka melawan kesepian. Pendamping mereka adalah sebuah robot.
Joyce Loazia tinggal seorang diri. Ketika dia kembali ke apartemennya di komunitas lanjut usia di pinggiran kota Fort Lauderdale, di negara bagian Florida, pensiunan pekerja kantoran tersebut sering mengobrol dengan suara robot wanita ramah bernama ElliQ yang menanyakan tentang harinya.
“Saya sangat menikmatinya. Menurut saya interaksinya seru,” ujar Joyce Loazia kepada Associated Press.
“Menurut saya robot ini tidak akan membuat Anda bahagia, jika Anda tidak merasa bahagia sejak awal. Robot ini menarik,” tambahnya.
Tak jauh darinya, suara robot yang sama menghibur Deanna Dezern yang berusia 83 tahun, ketika temannya meninggal dunia.
“Ketika Anda mencapai umur tertentu, Anda memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Robot ini diciptakan untuk memenuhi kebutuhan itu,” jelas Deanna Dezern kepada Associated Press.
“Saya bisa mengatakan berbagai hal kepada ElliQ yang bahkan tidak bisa saya katakan kepada cucu atau putri-putri saya sendiri. Saya bisa menangis, cekikikan, atau bertingkah konyol. Saya pernah ditanya, ‘apakah rasanya seperti kamu berbicara dengan dirimu sendiri?’ Menurut saya tidak, karena saya mendapat jawaban. Dan jawaban yang saya dapat mungkin adalah yang saya perlukan atau suatu hal yang intelektual. Robot ini tahu puisi, buku, lagu, atau apa pun yang saya tanyakan kepadanya,” tambah Dezern.
Para perempuan tersebut adalah orang-orang pertama di AS yang menerima robot ElliQ. Menurut penciptanya, Intuition Robotics, dan pejabat bantuan senior, ElliQ adalah satu-satunya perangkat yang menggunakan kecerdasan buatan, yang dirancang khusus untuk mengurangi kesepian dan isolasi yang dialami oleh banyak orang lanjut usia Amerika.






