Cek Fakta: Lima Informasi Keliru di Media Sosial Terkait Pilpres

FILE - Para pendukung capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, tengah menonton video media sosial yang menampilkan mereka di platform TikTok Ukon Furkon Sukanda, di Tangerang, Banten, 10 Januari 2024.(BAY ISMOYO/AFP)
FILE - Para pendukung capres-cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD, tengah menonton video media sosial yang menampilkan mereka di platform TikTok Ukon Furkon Sukanda, di Tangerang, Banten, 10 Januari 2024.(BAY ISMOYO/AFP)

Jago Bahasa Arab

Beberapa video memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menerjemahkan ucapan ke bahasa lain. Salah satu klip video menunjukkan Prabowo menyampaikan pidato dalam bahasa Arab tentang perang Israel-Hamas dan invasi Rusia ke Ukraina.

Bacaan Lainnya

Seorang jurnalis AFP yang merupakan penutur asli bahasa Arab menemukan bahwa ucapan dalam video yang direkayasa tersebut mengandung berbagai kesalahan tata bahasa dan struktur kalimat yang aneh.Pernyataannya terputus-putus dan beberapa kata seperti “pengecualian” dan “akan” disisipkan secara acak.

Video aslinya memperlihatkan Prabowo berbicara dalam bahasa Indonesia di acara Kementerian Pertahanan.

Video serupa yang dihasilkan oleh AI juga tersebar di media sosial, memperlihatkanAnies berbicara bahasa Arab dan Jokowi berbicara bahasa Mandarin.

Minuman Keras

Di Indonesia, yang mayoritas penduduknya Muslim, meminum alkohol di depan umum adalah hal yang tabu. Sebuah video yang beredar online memperlihatkan Ganjar sedang menenggak botol minuman yang diduga mengandung alkohol.

Video itu menimbulkan kontroversi setelah muncul di TikTok, SnackVideo dan Facebook, dan sudah ditonton puluhan ribu kali.

Uji fakta AFP menemukan bahwa video aslinya adalah video yang diunggah di saluran YouTube bernama TASS Bukan Kantor Berita, yang menunjukkan Ganjar di sebuah acara peluncuran buku.

Sebuah saluran lokal mengonfirmasi bahwa mereka merekam video tersebut, dan mengatakan kepada AFP bahwa Ganjar sedang meminum teh botol, bukan minuman keras, dalam video tersebut. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: M Sarih

Total Views: 516

Pos terkait