Pembukaan MTQ V Provinsi Kepri di Karimun

Karimun (Jurnal) – Bertempat di panggung rakyat Putri Kemuning coastal area kabupaten karimun Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-5 tingkat Provinsi Kepri tahun 2014 secara resmi dibuka Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Dr. Nazaruddin Umar di Kabupaten Karimun, Jumat (21/3).

Dalam pembukaan ini diawali dengan persembahan marching band Gema Karimun, penampilan semua kafilah, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh Dudul Sanullah, SPd juara II cabang tilawah dewasa MTQ tingkat Internasional tahun 2013 di Jakarta.

Bupati Karimun Nurdin Basirun selaku ketua pelaksana dalam laporannya menyampaikan, selamat datang kepada seluruh kafilah dan tamu undangan.

“Sebagai tuan rumah kami mengharapkan mudah-mudahan MTQ V ini menjadi wahana syiar agama dalam rangka mewujudkan masyarakat Qur’ani, berkarakter (akhlak mulia), ditandai dengan masyarakat yang gemar membaca, tekun mengaji, mau menghayati serta mengamalkan isi kandungan Al-qur’an dalam bingkai silaturahmi,” katanya.

Pelaksanaan MTQ V Provinsi Kepri ini dimulai tanggal 21 sampai 27 Maret 2014.

Maksud dari MTQ provinsi Kepri ini merupakan kegiatan keagamaan yang member kesempatan silaturahmi antar muslimin dan muslimat dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus membangkitkan semangat kecintaan kepada Alqur’an, seiring dengan tujuan memunculkan qori/qoriah, hafidz-hafidzah, mufassir-mufassirah dan bidang lainnya yang terbaik sebagai peserta MTQ pada tingkat nasional, sedangkan tujuannya untuk meningkatkan minat membaca, memahami, mengkaji dan menghayati serta mengamalkan isi kandungan Alquran di kalangan umat Islam, meningkatkan daya fikir dan memperhalus daya fikir, mempertebal keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT melalui pengamalan isi kandungan al-qur’an sebagai penangkal terhadap sikap dan perilaku yang mengarah kepada dekadensi moral dan menyiapkan peserta utusan Provinsi Kepri pada MTQ tingkat nasional tahun 2014 di Provinsi Kepri.

Lanjut Nurdin, cabang yang dimusabaqahkan dalam MTQ V Provinsi Kepri ini sebanyak 7 cabang, yakni Tilawah Al-Qur’an, Hifdzil Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khaththil Qur’an, serta Musabaqah Maqalah Al-Qur’an.

Peserta MTQ ke 5 tingkat provinsi Kepri diikuti 7 kafilah yang berasal dari Kabupaten/Kota se Provinsi Kepri sebanyak 271 orang. Dengan rincian kota Tanjung Pinang 42, kota Batam 42 orang, kabupaten karimun 42 orang, Bintan 39 orang, Lingga 33,  Natuna 35 orang dan terakhir Kabupaten Kepulauan anambas 38 orang,” terangnya.

Gubernur Kepri HM. Sani juga menyampaikan terima kasih kepada Wamenag telah bisa hadir dalam pembukaan MTQ V Provinsi Kepri tahun 2014 ini. Kegiatan MTQ ini diharapkan memberikan dampak positif dalam rangka penguatan ukhuwah Islamiyah, khususnya di antara para peserta, masyarakat maupun penyelenggara dan diharap MTQ berperan sebagai wahana untuk meningkatkan persaudaraan dan kesatuan bangsa serta mewujudkan generasi muda yang berakhlakul karimah dan dilaksanakan ajang seperti ini juga sebagai bentuk agar kita selalu membaca, mengamal, menghafal, dan mengaplikasikan ayat suci alqur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Kemudian, dalam rangka menyiapkan peserta utusan Provinsi Kepri pada MTQ tingkat Nasional tahun 2014 yang berlangsung di Kota Batam-Kepri pada 03 Juni 2014 mendatang,” ujar Sani.

Dengan disaksikan Gubernur Kepri, Bupati/Wakil, Wali Kota/Wakil, FKDP, SKPD se Provinsi Kepri, Wamenag RI, Dr. Nasaruddin Umar membuka MTQ ke 5 Provinsi Kepri yang ditandai dengan pemukulan beduq serta penandatanganan prasasti peresemian Tugu MTQ Kabupaten Karimun dan Pesantren Perbatasan Desa Parit, Kecamatan Karimun.

Wamenag RI, Nasaruddin Umar dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya dari Pemerintah Pusat terutama dari Kemenag RI kepada Kepri mengenai kehebatannya, yang mana bisa melewati keunggulan-unggulan teratas Provinsi-Provinsi lainnya yang ada se-Indonesia dalam sejarah per-MTQ tingkat nasional.

Dikatakannya, ada 25 MTQ tingkat Internasional, tetapi dilaksanakan diruangan yang sempit. Namun, untuk MTQ tingkat Provinsi Kepri di Kabupaten Karimun mengunakan lapangan terbuka, dan ditonton ramainya masyakarat.

Nasaruddin mengatakan, pada waktu pelaksanaan MTQ tingkat Nasional di Jakarta dulu, peringkat antara kafilah dari DKI Jakarta dengan Jawa Barat, tiba-tiba Provinsi Kepri maju melejit naik menduduki urutan kedua saat ini, yang menghampiri meraih juara umum sebab selisih nilai atau poinnya sedikit.

Dalam kesempatan ini disampaikannya juga, perbedaan antara sekolah dengan madrasyah, untuk sekolah dibawah Kemendikbud RI, sedangkan madrasyah dibawah Kemenag RI, namun meskipun berbeda tetap sama.

Namun lanjutnya, secara efisologis sekolah dan madrasyah berbeda, yang mana sekolah sebagai tempat untuk mencari ilmu pengetahun dari guru, dan madrasyah tempat mencari ilmu pengetahuan agama, sedangkan tenaga pendidiknya (Guru) hanya sebagai pembimbing saja, tuturnya.

Dalam panatauan jurnalterkini.id pembukaan MTQ ini, Pemkab Karimun juga menerima 3 sertifikat Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan kategori Tugu MTQ dan Carnaval Pawai Ta’aruf dan wisuda santri sebanyak 6666 orang santri yang diserahkan oleh Manajer MURI, Yusuf Ngadri, disaksikan Wamenag RI dan Gubernur Kepri. (edy)

Total Views: 220

Pos terkait