Presiden Sebut Bantuan Kemanusiaan Segera Dikirim ke Palestina

Gedung-gedung tampak rusak akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, Senin, 23 Oktober 2023. (Foto: AP/Abed Khaled)
Gedung-gedung tampak rusak akibat serangan udara Israel di Kota Gaza, Senin, 23 Oktober 2023. (Foto: AP/Abed Khaled)

Lantas, langkah diplomatik apa yang dimaksud Agung? Salah satunya adalah mendesak negara-negara besar, khususnya Amerika Serikat, mendorong dan meminta Israel untuk segera melakukan gencatan senjata.

Hal ini menurutnya penting, karena berbagai jalan multilateral telah dilakukan — seperti Sidang Umum PBB, dan pertemuan Liga Arab — tetapi hanya berujung kepada kecaman yang tidak menghentikan Israel untuk melakukan berbagai serangan dengan alasan bela diri. Alasan bela diri Israel, kata Agung, bersifat kontraproduktif terhadap narasi perdamaian, dan narasi solusi dua negara.

Bacaan Lainnya

Selain mendorong Amerika Serikat, kata Agung. cara lain yang perlu dicoba juga adalah melakukan pendekatan kepada negara-negara yang memiliki hubungan dekat dengan Israel untuk mengambil sikap.

“Ketika faktor negara besar itu tidak bisa didorong, selalu yang Israel upayakan selama beberapa waktu terakhir adalah normalisasi dengan dunia Islam. Artinya bukan sekedar dunia Arab, tapi adanya itikad lain. Yang juga bisa didorong adalah dengan negara yang sudah menjalin hubungan diplomatik dengan Israel sebagai wujud bahwa ternyata normalisasi itu bisa berdampak terhadap masa depan Palestina,” jelasnya.

“Kalau kemudian itu tidak berdampak secara signifikan, kemudian ini akan menjadi pertanyaan besar berikutnya: apakah kemudian normalisasi itu bisa memberikan dampak positif terhadap perdamaian Palestina dan Israel?” pungkasnya. [voa]

Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam

Total Views: 290

Pos terkait