“Sampai pada survei awal Oktober ini, tiga nama bakal calon wakil presiden tersebut belum punya kontribusi pada pasangannya masing-masing,” ujarnya.
Survei dilakukan sepanjang 2-8 Oktober 2023 dengan ambang batas kesalahan atau margin of error +/-2,5 persen.
Survei simulasi Pilpres juga telah dilakukan LSI Denny JA pada 4-12 September 2023. Survei itu juga menempatkan Prabowo-Gibran di posisi pertama dengan elektabilitas 39,3 persen.
Posisi kedua diduduki Ganjar-Mahfud dengan 36,9 persen. Lalu Anies-Muhaimin memiliki elektabilitas 15 persen.
Survei Poltracking Indonesia pada 3-9 September 2023 mengungkap hasil berbeda. Ganjar-Mahfud berada di urutan pertama dengan elektabilitas 31,6 persen.
Prabowo-Gibran memiliki elektabilitas 30,7 persen. Sementara itu, Anies-Muhaimin memiliki elektabilitas 18,4 persen. Poltracking merekam 19,3 persen responden tidak menjawab survei. (siberindo)
Editor: M Sarih






