Karimun, JurnalTerkini.id – Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Karimun menggelar audiensi dan temu ramah dengan Bupati Aunur Rafiq, Minggu (8/10/2023), dan menyatakan siap berkontribusi membangun daerah melalui program-program kerjanya.
“Salah satu agenda yang akan kami adakan dalam waktu dekat adalah menggelar raker (rapat kerja). Kami tentu mohon arahan dari Pak Bupati agar raker ini menghasilkan program kerja yang bermanfaat dan memberikan kontribusi dalam membangun daerah,” ucap Ketua PDM H Usman didampingi Sekretaris Khaidir Saleh dan jajaran pengurus lainnya dalam audiensi di rumah dinas Bupati Aunur Rafiq.
Usman menyatakan, kepengurusan PDM Karimun yang dinakhodainya baru saja terbentuk dalam musyawarah daerah beberapa waktu lalu, dengan komposisi kepengurusan masih didominasi pengurus yang lama, namun ada wajah-wajah baru yang lebih muda dan enerjik yang diharapkan dapat menggerakkan roda organisasi menjadi lebih baik lagi.
“Audiensi ini sudah lama kami rencanakan namun mungkin karena kesibukan, sehingga baru terlaksana hari ini. Intinya kami tentu ingin bersinergi dengan pemerintah daerah sehingga keberadaan Muhammadiyah makin dirasakan oleh masyarakat,” kata dia.
Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengapresiasi kepengurusan baru Muhammadiyah. Bupati mengatakan, Muhammadiyah merupakan organisasi besar yang diharapkan perannya dalam pembangunan daerah.
“Ada dua ormas Islam besar di Karimun ini, yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang hidup berdampingan dengan rukun, tidak ada sekat di antaranya keduanya di tengah perbedaan yang ada. Ini patut kita apresiasi,” kata bupati.
Pemerintah daerah, kata dia, tentu mendukung dan mengayomi keberadaan ormas-ormas, baik dari sisi kebijakan maupun anggaran.
“Silakan kepada Muhammadiyah mengajukan proposal untuk melaksanakan program-program kerja. Bantuan dari pemerintah daerah bisa berbentuk barang ada pula berbentuk uang, tinggal bagaimana nanti mengelola bantuan yang diterima,” kata dia.
Bupati juga berpesan kepada PD Karimun agar lebih memperkuat program-program kerjanya sehingga dapat dirasakan manfaatnya bagi warga Muhammadiyah maupun masyarakat umum.
“Banyak simpatisan-simpatisan Muhammadiyah yang mungkin belum tersentuh, tinggal bagaimana melakukan pendekatan dengan program-program kerja,” kata Bupati. (rdi)





