UMKM Minta Tambahan Plafon Pinjaman Tanpa Bunga, Ini Respon Gubernur Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sebuah acara bersama para pelaku UMKM Karimun di Tanjung Balai Karimun beberapa waktu lalu. (Dok Jurnalterkini.id)
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersama Bupati Karimun Aunur Rafiq dalam sebuah acara bersama para pelaku UMKM Karimun di Tanjung Balai Karimun beberapa waktu lalu. (Dok Jurnalterkini.id)

Karimun,JurnalTerkini.id – Program pinjaman lunak atau tanpa bunga Pemprov Kepulauan Riau (Kepri) yang bekerjasama dengan Bank Riau Kepri Syariah (BRKS) mendapat antusias yang tinggi dari Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Para pelaku UMKM di Kabupaten Karimun diketahui menjadi salah satu daerah yang terbanyak memanfaatkan program pinjaman yang bunganya disubsidi oleh Pemprov Kepri tersebut.

Bacaan Lainnya

Antusias yang tinggi itu, bahkan membuat banyak pelaku UMKM yang meminta agar plafon pinjaman yang diberikan pemerintah dapat bertambah.

Pasalnya, saat ini plafon pinjaman yang diberikan maksimal hanya Rp20 juta setiap pelaku usaha.

“Program pinjaman tanpa bunga ini sangat bermanfaat bagi kami, tetapi kedepan kami berharap plafon bisa ditambah sampai Rp40 juta agar pelaku usaha bisa mengembangkan usahanya lebih besar lagi,” ujar Ratna Wati salah satu pelaku usaha kepada jurnalterkini.id, Senin (25/9/2023).

Total Views: 696

Pos terkait