JAKARTA – Uji coba peluncuran uji coba gratis jalur kereta berkecepatan tinggi Jakarta-Bandung ditunda hingga bulan depan, kata konsorsium yang mengembangkan proyek itu, Selasa (8/8/2023).
Penundaan tersebut merupakan yang terbaru dari serangkaian kemunduran proyek unggulan yang didanai Tiongkok tersebut.
PT KCIC, konsorsium tersebut, mengatakan lebih banyak waktu diperlukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Konsorsium itu terdiri dari BUMN-BUMN Indonesia dan Tiongkok, dan menggarap proyek itu dengan dana $7,3 miliar. Proyek tersebut mencakup pembangunan rel kereta sepanjang 142 kilometer yang menghubungkan Jakarta dan Bandung,
Proyek yang merupakan bagian dari Prakarsa Sabuk dan Jalan Tiongkok ini awalnya dijadwalkan selesai pada 2019 tetapi kemudian dilanda masalah, termasuk pembengkakan biaya $1,2 miliar dan penundaan operasi komersialnya.
Uji coba terbatas gratis untuk penumpang, awalnya ditetapkan pada 18 Agustus, namun kini ditunda hingga awal September. PT KCIC mengatakan, Selasa, diperkirakan tidak ada lagi penundaan hingga peluncuran operasional penuhnya pada 1 Oktober.
Pemeriksaan keselamatan sedang berlangsung pada Jumat lalu, menurut Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Mohamad Risal Wasal.
PT KCIC mengatakan uji coba internal berjalan lancar tetapi perusahaan masih bekerja sama dengan kementerian perhubungan untuk mendapatkan sertifikat operasional yang diperlukan.
Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan kepada Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Tiongkok bulan lalu bahwa kedua negara harus memastikan proyek tersebut memenuhi standar tinggi. [voa]
Jaringan: VOA
Editor: Anton Marulam






