Pembebasan Lahan Tol Padang-Kapalo Hilalang Terus Digesa, Tanah BPP Diganti Tanah

Seremoni tukar menukar aset itu dilaksanakan di Aula Bapelitbang, Komplek IKK Padang Pariaman, Rabu (31/5/2023) dihadiri Asisten 1 Setda Padang Pariaman Rudi Rahmad, SE.MM dan Asisten 2 Setda Padang Pariaman Fakhriati, S.Sos.MM. Ketua Lapangan Tim Percepatan Pembebasan Lahan Tol Pemprov Sumbar Drs. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah, Kabid Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kanwil ATR BPN Sumbar Lucy Novianti, S.ST.,MH., Camat Batang Anai Zulbasri dan Wali Nagari Buayan Deni Setiawan. (sumbar.siberindo.co)
Seremoni tukar menukar aset itu dilaksanakan di Aula Bapelitbang, Komplek IKK Padang Pariaman, Rabu (31/5/2023) dihadiri Asisten 1 Setda Padang Pariaman Rudi Rahmad, SE.MM dan Asisten 2 Setda Padang Pariaman Fakhriati, S.Sos.MM. Ketua Lapangan Tim Percepatan Pembebasan Lahan Tol Pemprov Sumbar Drs. Syafrizal Ucok, MM Datuak Nan Batuah, Kabid Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kanwil ATR BPN Sumbar Lucy Novianti, S.ST.,MH., Camat Batang Anai Zulbasri dan Wali Nagari Buayan Deni Setiawan. (sumbar.siberindo.co)

“Alhamdulillah hasil pembebasan lahan jalan tol Padang-Kapalo Hilalang sebanyak 95,01 persen ini adalah atas dukungan semua pihak, tinggal beberapa bidang saja lagi. Faktanya di lapangan pekerjaan konstruksi oleh PT Hutama Karya terus berjalan tanpa henti siang malam,” kata Syafrizal Ucok mantan Wabup Pesisir Selatan periode 2005-2010 ini.

Dari 1.622 bidang tanah di atas trase tol sepanjang 36,6 Km seksi Padang-Kapalo Hilalang ini, hanya tinggal 5 persen lagi yang belum bebas atau berjumlah 83 bidang. Secara administrasi tanah itu sudah bebas karena pemiliknya tidak bisa ditemukan sama sekali.

Bacaan Lainnya

Ganti ruginya akan tetap diproses sesuai UU No.2 Tahun 2012, PP 19 Tahun 2021 dan Permen ATR BPN No.19 Tahun 2021, maka dana ganti ruginya dititipkan (konsinyasi) di Pengadilan Negeri. Pada saatnya nanti, pemilik dapat mengurus ganti rugi itu ke PN dengan melengkapi dokumen kepemilikan tanahnya.

Bidang tanah yang dikonsinyasi karena tidak diketahui kepemilikannya ini jumlahnya 16 bidang, kemudian yang masih berperkara di PN sebanyak 63 bidang, sengketa kepemilikan 1 bidang, masih tersangkut perbankan 1 bidang, menunggu penetapan PN satu bidang dan overlap 1 bidang. (siberindo group)

Editor: Anton Marulam

Total Views: 484

Pos terkait