Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jalan Pantai Timun yang amblas itu merupakan jalan penghubung Desa Gemuruh dan Desa Kundur.
Biasanya, jalan tersebut digunakan oleh masyarakat mengingat jarak tempuh yang lebih pendek dibandingkan jalan utama.
“Perbedaannya lebih kurang 6 kilometer, itu jalan alternatif masyarakat. Sementara jalan ini kita akan tutup atas insiden yang terjadi,” katanya.
Khaidir menambahkan, pihaknya sudah melaporkan amblasnya jalan tersebut kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karimun guna dilakukan perbaikan.
“Dinas PUPR meminta kami dapat segera mengirimkan surat terkait musibah yang terjadi tersebut, senin akan kita surati agar dapat segera diperbaiki,” ucapnya. (yra)
Editor: Putri Permata Sari






