Inflasi Awal 2023 Capai 5,28 Persen

Seorang pedagang tengah melayani seorang pembeli di pasar tradisional di Jakarta, 2 Januari 2023. (REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Pengamat: Pemerintah Harus Waspada Inflasi Tinggi pada Awal Tahun

Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira meminta pemerintah mewaspadai inflasi pada awal tahun yang tinggi yakni 5,28 persen. Ia beralasan pada umumnya inflasi pada Januari terbilang rendah atau sampai deflasi karena rendahnya permintaan setelah Natal dan Tahun Baru. Karena itu, Bhima menyarankan pemerintah mengambil kebijakan yang tepat dengan segera seperti mengembalikan harga BBM subsidi seperti semula.

“Dengan penurunan harga minyak mentah dunia seharusnya pemerintah segera menyesuaikan BBM jenis subsidi solar dan pertalite. Karena ini salah satu komponen menyumbang inflasi sepanjang 2022,” ujar Bhima kepada VOA, Rabu (1/2).

Bacaan Lainnya

Bhima menambahkan pemerintah juga perlu menjaga stabilitas harga pangan untuk bisa menekan inflasi. Utamanya menjelang Ramadan 2023, harga komoditas seperti beras dan minyak goreng harus stabil. Salah satu caranya dengan memperkuat koordinasi pemerintah pusat, daerah, dan BUMN untuk dapat mengintervensi harga pangan.[voa]

Jurnalis: Sasmito Madrim
Jaringan: VOA

Total Views: 751

Pos terkait