Dalam upaya untuk menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya daur ulang, penyelenggara festival “Christmas by the Lake” atau “Natal Tepi Danau” di Lebanon Utara menyalakan pohon Natal yang terbuat dari 100.000 lebih botol plastik.
Kawasan Danau Bnachii di distrik Zgharta, Lebanon Utara, terlihat lain dari biasanya tahun ini. Di sana ada pohon Natal berwarna hijau terang benderang. Pohon itu bukan sungguhan melainkan rangkaian botol plastik bekas yang dibentuk sedemikan rupa sehingga berbentuk seperti cemara.
Panitia penyelenggara mengatakan, mereka sengaja menghadirkan pohon Natal khusus itu untuk meningkatkan kesadaran tentang lingkungan, khususnya mengenai pentingnya kebiasaan mendaur ulang.
Pohon itu terbuat dari 110.000 botol plastik hijau hasil sumbangan. Di atas pohon itu ada bintang yang terbuat dari 2.000 botol putih.
Doumit Bou Haidar adalah salah seorang di balik prakarsa tersebut. Ia mengatakan, butuh satu bulan untuk membuat pohon Natal itu. “Melalui kolaborasi dengan ‘Natal Tepi Danau’, kami ingin memamerkan dekorasi yang terbuat dari bahan daur ulang yang biasanya kita buang dan lupakan. Kami memutuskan untuk mengubahnya menjadi sumber seni sehingga orang-orang dapat melihatnya dan menggugah kesadaran ramah lingkungan mereka,” jelasnya.






