Korban yang terbangun kemudian mendapati pelaku tiba-tiba datang membuka pintu kamarnya .
“Korban yang kaget langsung menanyakan siapa pelaku, pelaku kemudian menghampiri dan menusuk korban ke bagian perut, bahu dan telinga korban,” jelas Kapolres.
Setelah menusuk korban, Kapolres menyebutkan bahwa pelaku kemudian merampas dompet dan handphone milik korban yang berada diatas meja.
Korban sempat berusaha merebut kembali barang miliknya, hanya saja upaya tersebut gagal setelah pelaku mengancam korban.
“Pelaku mengancam akan membunuh korban jika tidak menyerahkan barang miliknya, sehingga korban menggambil uang dari dompetnya sebanyak Rp200 ribu kepada pelaku,” kata Kapolres.






