Bupati Karimun minta pengawas ketenagakerjaan selidiki kebakaran KMP Sembilang

Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun Aunur Rafiq meminta kepada pengawas ketenagakerjaan untuk menyelidiki insiden kebakaran KMP Sembilang saat “docking” di PT Karimun Marine Shipyard (KMS), Rabu pagi.

”Kita serahkan kepada pihak kepolisian dan pengawas dari Disnaker Provinsi Kepri untuk menyelidiki kasus ini. Bagaimana safety di PT KMS saat melakukan docking kapal,” kata Aunur Rafiq saat mengunjungi korban kebakaran KMP Senangin di Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT), usai mengikuti rapat paripurna di Gedung DPRD Karimun.

Bupati dalam kesempatan itu mengungkapkan keprihatinannya dengan musibah kecelakaan kerja saat KMP Sembilang naik dok atau dalam perbaikan di PT Karimun Marine Shipyard (KMS) tadi pagi.

”Saya tidak berkomentar banyak, tapi sangat prihatin dengan musibah ini. Ada 10 korban yang dirawat di rumah sakit ini,” katanya.

Dari 10 korban, enam orang merupakan anak buah kapal, dan empat orang merupakan pekerja PT KMS.

Kapal roro KMP Sembilang yang biasanya melayani rute Karimun-Tanjungpinang ini terbakar diiringi ledakan yang menimbulkan kepulan asap tebal.

”Kita serahkan kepada pihak kepolisian dan pengawas dari Disnaker Provinsi Kepri untuk menyelidiki kasus. Bagaimana safety di PT KMS saat melakukan docking kapal,” ungkapnya.

Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat juga menyampaikan keprihatinannya atas kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan galangan kapal tersebut.

Dia juga meminta setiap perusahaan mengevaluasi prosedur K3 (keselamatan, kesehatan kerja) sehingga musibah tersebut tidak terulang kembali.

“Kita minta kepada pengawas ketenagakerjaan dari Disnaker Kepri untuk menelusuri musibah ini, karena yang punya wewenang untuk menangani masalah ini adalah provinsi,” terangnya.

Dia mempertanyakan kinerja pengawas ketenagakerjaan mengingat kecelakaan kerja di PT KMS sudah yang ke sekilan kalinya. Beberapa waktu lagu, kecelakaan kerja juga terjadi beberapa kali di PT Multi Ocean Shipyard.

“Tahun ini saja sudah dua terjadi kecelakaan kerja dengan korban meninggal dunia lebih dari satu orang,” katanya.

Berdasarkan dari Tagana Kabupaten Karimun Dedi Risdianto, korban kebakaran KMP Sembilang sebanyak 12 orang, tiga di antaranya meninggal dunia, yakni Mudai, Hendrik dan Surja yang meninggal dunia di RSBT Timah. (rdi)

 

Baca: Tiga pekerja tewas terpanggang akibat kebakaran KMP Sembilang

Total Views: 435

Pos terkait