Untuk informasi, pengaturan Travel Bubble BB-S dilakukan dengan pembatasan mobilitas dan aktivitas pada area tertentu dan terbatas (kawasan Lagoi & Nongsa). Hal ini diikuti dengan penerapan prokes yang ketat dan dilakukan testing secara regular. Bagi travellers harus mendapatkan vaksin dosis lengkap dengan menunjukkan hasil tes PCR sebelum berangkat. Bagi yang menunjukkan hasil negatif Covid-19, dilakukan tes PCR pada saat kedatangan di Entry Point.
Selain itu, setelah keluar hasil Tes PCR negatif Covid-19, baru diperbolehkan melakukan kegiatan. Kemudian, seluruh kegiatan dilakukan di area tertentu dan terbatas, dengan penerapan prokes yang ketat.
Hadir dalam rakor tersebut Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, Menparekraf Sandiaga Uno, Kepala BNPB Mayjen Suharyanto, Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Wamenkes Dante Saksono Harbuwono, Sesmenko Marvest, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemenlu, Plt. Dirjen Imigrasi Kemenkumham, dan Dubes RI untuk Singapura.
Sedangkan Gubernur Ansar didampingi Pj. Sekdaprov Lamidi, Staf Khusus Sarafuddin Aluan dan Suyono, Wakahar Satgas Covid-19 Tjetjep Yudiana (Wakahar Satgas Covid-19), Kadis Pariwisata Buralimar, Kadinkes M Bisri, Kabiro Pemerintahan Zulhendri, dan Kepala Sekretariat Covid 19 M Darwin. (*/Anton)
Baca juga: Gubernur Kepri Dampingi Menkumham Hadiri Hari Bhakti Imigrasi ke-72







