Taufiek gelar reses di Rangsang, masyarakat minta stabilkan harga pangan

MERANTI (Jurnal) – Guna menyerap aspirasi masyarakat, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Meranti, Taufiek Abdullah, S.M, melakukan reses masa persidangan III di beberapa desa Kecamatan Rangsang, kegiatan itu digelar pada 4 s/d 9 Desember 2018.

Dalam kunjungannya di Desa Repan, Wonosari dan terakhir di Desa Topang, politikus PPP ini mengatakan, reses ini diagendakan akhir tahun guna menyerap aspirasi masyarakat Rangsang sebelumnya di Kecamatan Tebing Tinggi Timur.

“Banyak hal yang menjadi pertanyaan masyarakat terkait problem yang ada di masing masing desa, ” ujar Taufiek

Seperti di Desa Repan dan Wonosari kata taufiek, kebanyakan masyarakat meminta pembangunan infrastruktur jalan Repan -TanjungSamak agar dapat dibenahi, karena jalan itu termasuk akses ke kabupaten.

“Masalah jalan tidak hanya warga tempatan, kami pun dari DPRD menginginkannya karena itu akses transportasi kita bersama, ini sudah seharusnye dibangun pada tahun sebelumnya, mengingat anggaran, InsyaAllah jalan itu tahun 2019 tinggal pelaksanaannya saja,” tandasnya.

Taufiek menambahkan, selain ekonomi juga menjadi keluh kesah masyarakat Rangsang, bagaimana Pemerintah Daerah melalui DPRD mampu menstabilkan harga komoditas kelapa, karet dan kopi.

“Kebetulan itu adalah tanggung jawab komisi kami, saya akan terus berupaya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, Pemerintah Daerah hingga ke kementerian untuk membantu masyarakat petani menstabilkan harga komoditi ini,” katanya.

Taufiek juga menyebutkan, Selain masalah pembangunan dan ekonomi, perhatian pemerintah terhadap pendidikan juga menjadi pertanyaan, bagaimana upaya rehab bangunan sekolah, Kesejahteraan guru honorer serta beasiswa pendidikan.

“Pada Paripurna kemaren, kami dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) berkomitmen meminta Pemda melakukan pemerataan pembangunan, peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan, menstabilkan harga komidit kelapa, karet dan kopi dan sagu serta tetap menganggarkan beasiswa pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu dan berprestasi,” terangnya.

Terakhir, Ia berharap agar masyarakat bersabar dan sama-sama berdoa yang terbaik untuk Rangsang kedepannya, terutama masalah penunjang pendidikan dan belum stabilnya harga komoditi pangan. (irul)

Total Views: 178

Pos terkait