Konsolidasi Anggota Pekerja PKS, Serapan Tenaga Kerja di Kabupaten Bekasi Jadi Perhatian

Persoalan pencari tenaga kerja di Kabupaten Bekasi terus mendapat perhatian dari Fraksi PKS yang menilai serapan tenaga kerja belum sebanding dengan keberadaan delapan kawasan industri terbesar di Asia Tenggara yang ada di daerah setempat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Rusdi Haryadi, Ketua Bidang Ketenagakerjaan DPD PKS Kab. Bekasi dalam acara Konsolidasi Anggota Pekerja PKS setelah dua tahun masa pandemi. Konsolidasi berlangsung di Resto Kapalay 2, kawasan Kalimalang, Tambun Selatan pada Ahad (07/11/2021).

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya Rusdi mengatakan bahwa sebagai anggota pekerja PKS kita tak pernah merasa kawatir dengan gerakan atau partai yang mengatasnamakan buruh atau pekerja, karena PKS hingga saat ini tetap konsisten memperjuangkan kepentingan buruh di Kab Bekasi, sekalipun bukan mengatasnamakan partai buruh.

”Kita tidak pernah takut dan tak pernah merasa takut untuk bersaing dengan gerakan atau bahkan partai yang mengatasnamakan pekerja atau buruh. PKS akan tetap istiqomah alias konsisten dengan perjuangan pekerja mau ada ataupun gak ada partai yang mengataskan nama buruh,” ujar Rusdi.

Rusdi juga menambahkan bahwa ia siap untuk melakukan lawatan ke unit-unit kerja disetiap perusahaan yang ada di Kabupaten Bekasi untum menguatkan basis anggota PKS yang menjadi pekerja perusahaan.

”Kita udah punya basis pekerja perusahaan karena kita sejak zaman PK kita udah ngurusin pekerja. Jadi kalau hari gini baru ngomong soal buruh mah, itu namanya masbuk,” kata Rusdi

Turut hadir pada acara tersebut HM Martri Agoeng, SH Kabid Naker DPP PKS, Indra SH. MH Wakabid Naker DPP PKS, Muhammad Rusdi Kepala Departemen Jaringan Pekerja Bidnaker DPP PKS, Budi Muhammad Mustafa, Ketua DPD PKS Kab. Bekasi, Rusdi Haryadi, Kabidnaker PKS Kabupaten Bekasi dan Atep Yusuf, Sekbidnaker DPD PKS Kab. Bekasi. (adv)

Total Views: 139

Pos terkait