Datuk Azman: Balihonya bikin besar-besar, agar dilihat masyarakat

Karimun (Jurnal) – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Laskar Melayu Bersatu (LMB) Provinsi Kepulauan Riau Datuk Panglima Azman Zainal mengatakan, pemilu sudah menjadi hal yang biasa dilaksanakan lima tahun sekali, jadi tidak usah berkelahi.

“Kenapa harus berkelahi. Bagaimana kita bisa memilih pemimpin, kalau kita berkelahi,” kata dia usai deklarasi Pemilu damai yang digagas LMB bersempenta HUT LMB Kepri ke-2 di Lapangan BCC, Tanjung Balai Karimun, Minggu.

Azman Zainal juga meminta kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq agar membuat spanduk besar-besar yang isinya imbauan soal pemilu damai.

“Balehonya ukuran 4×8, Pak Bupati. Biar setiap hari bisa dilaksanakan dengan jelas oleh masyarakat,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Karimun Aunur Rafiq mengapresiasi gagasan LMB untuk menggelar deklarasi pemilu damai.

Aunur Rafiq juga menyebutkan bahwa LMB juga membuktikan mampu merangkul semua elemen, termasuk parpol agar menggelar deklarasi pemilu damai.

”Beliau (Datuk Azman Zainal), dapat merangkul semua elemen masyarakat, bisa membuat deklarasi pemilu damai,” ujar bupati yang baru saja meraih gelar Doktor Bidang Ilmu Pemerintahan.

Dia juga mengajak seluruh komponen masyarakat agar sama-sama menjaga kebersamaan sehingga pemilu berlangsung dengan damai, aman dan lancar, hingga hari pemungutan suara, dan penghitungan suara.

Deklarasi pemilu damai tersebut juga dihadiri Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko dan Ketua Bawaslu Karimun Nurhidayat.

Pemilu Legislatif, khususnya untuk DPRD Karimun diikuti sebanyak 363 caleg, ditambah dua pasang calon presiden dan calon wakil presiden yang akan bertarung dalam Pemilu serentak, 17 April 2019.

“Mari kita jaga situasi Karimun agar tetap kondusif jelang pemilu, jangan menyebarkan berita bohong selama masa kampanye ini,” kata Eko yang juga senada disampaikan Ketua Bawaslu Karimun Nurhidayat. (rdi)

Total Views: 179

Pos terkait