Karimun (Jurnal) – Arus balik mudik lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah tahun 2018 di pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepri tampak mulai padat, baik itu penumpang Pelabuhan Internasional maupun Pelabuhan Domestik Karimun, Selasa (19/6).
Berdasarkan pantauan Jurnalterkini.id pelabuhan Tanjungbalai Karimun dipadati oleh pemudik yang baru pulang dari kampung halaman dan juga hendak pergi meninggalkan Karimun.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungbalai Karimun, Ridwan Chaniago menjelaskan sejak H+1 bahwa hingga saat ini ada sekitar 15 ribu orang yang melewati pelabuhan resmi di Tanjungbalai karimun.
“Ada sekitar 15 ribu orang yang melewati pelabuhan resmi di Karimun, baik dari pelabuhan domestik, internasional, Pelabuhan Rakyat KPK dan juga pelabuhan Roro yang di Parit Rampak,” ujar Ridwan.
Ridwan menambahkan, setiap harinya pemudik yang melewati pelabuhan domestik dan internasional mencapai 1000 hingga 3000 orang, untuk pelabuhan Rakyat KPK sekitar 1000 orang dan Pelabuhan Roro Parit Rampak sekitar 1000 orang.
Hingga saat ini untuk arus mudik di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun masih dinilai aman dan belum mengalami kendala yang signifikan.
“Hingga saat ini belum ada kendala, kita juga sudah berkoordinasi dengan pemilik kapal untuk antisipasi menyediakan kapal cadangan jika nantinya ada kelonjakan penumpang,” tambahnya lagi.
Tidak hanya berkoordinasi dengan pemilik kapal, pihak KSOP juga berkoordinasi dengan BMKG Kabupaten Karimun untuk menginformasikan setiap saat keadaan cuaca jika ada perubahan.
“Kami juga minta dengan pihak BMKG untuk selalu menginfokan kepada kita terkaot kondisi cuaca, jika cuaca dinilai buruk dan dinilai membahayakan, maka kami tidak mengizinkan kapal untuk berlayar demi keselamatan penumpang,” tutupnya.





