Karimun (Jurnal) – Bupati Karimun Aunur Rafiq meresmikan Pasar Rakyat Meral yang terletak di Bukit Tembak, Kecamatan Meral, Senin (30/4).
Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, pendirian pasar tradisional tersebut bersumber dari anggaran pusat Kementrian Perdagangan dan Koperasi yang telah melalui proses lelang.
“Pembangunan pasar ini menelan APBN sekitar 6 Miliar, dengan melalui proses lelang yang dilakukan di Kabupaten Karimun dengan pendampingan yang dilakukan pada 2017 lalu,” ujar Rafiq.
Pasar Rakyat Meral tersebut menyediakan sebanyak 2017 meja lapak dan kios, penempatan para pedagang tersebut diberlakukan dengan sistem undi.
Saat ini Pasar Rakyat meral belum diserahterimakan dari Kementrian Perdagangan ke Pemerintah Kabupaten Karimun, sehingga Pemkab Karimun hanya bisa melakukan perawatan dan pemeliharaan pasar saja.
“Memang tadi masih ada beberapa yang kurang, seperti bocornya penyaluran air dan para pedagang sedikit kepanasan karena keadaan genteng transparan yang membuat panas, tapi nanti setelah diserahterimakan dari Kementrian barulah kami dapat merenovasi pasar ini,” tambahnya lagi.
Sebelum pembangunan Pasar Rakyat Meral ada satu pasar yang letaknya bersebelahan dengan Pasar Rakyat Meral, yaitu Pasar Bukit Tembak.
Rafiq berencana nantinya Pasar Tradisional Bukit Tembak Tersebut akan dibangun sama seperti Pasar Rakyat Meral.
“Untuk pasar yang diatas kita sudah usulkan DAK nya sehingga nantinya bisa menyatu dengan pasar Rakyat Meral,” kata Rafiq Lagi.
Rafiq juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengajukan pembangunan pasar tersebut ke Pemerintah Pusat, dengan total pendanaan yang dianggarkan sebesar 13 miliar. Jika nantinya anggaran tersebut disetujui maka pihaknya akan segera melakukan pembangunan. (rdi)








